PDIP Beri Salinan Ijazah Jokowi ke YouTuber Mikhael Sinaga

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 19:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PDI Perjuangan mengakui telah memberi salinan dokumen pencalonan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), termasuk ijazah, kepada YouTuber Mikhael Sinaga. (Cnn Indonesia/ x/@Bonatua766hi)

PDI Perjuangan mengakui telah memberi salinan dokumen pencalonan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), termasuk ijazah, kepada YouTuber Mikhael Sinaga. (Cnn Indonesia/ x/@Bonatua766hi)

KLIKINDONESIA.CO, JAKARTA – PDI Perjuangan (PDIP) mengakui telah memberikan salinan ijazah Jokowi dan dokumen pencalonan lainnya kepada YouTuber Mikhael Sinaga. Dokumen tersebut diserahkan setelah Mikhael mengajukan permohonan resmi ke DPP PDIP.

Politikus PDIP Guntur Romli mengatakan permohonan itu mengacu pada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

“Iya benar. Dia kirim surat ke DPP atas dasar UU Keterbukaan Informasi Publik. Kami membuka berkas pencalonan Jokowi tahun 2014,” kata Guntur, Senin (8/6).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guntur menjelaskan partainya menyerahkan sejumlah dokumen yang dapat dibuka sesuai ketentuan undang-undang. Dokumen tersebut meliputi salinan ijazah SMA, ijazah sarjana (S1), serta berkas pencalonan lainnya.

“Kami buka semua berkas, ijazah SMA, S1, dan berkas-berkas lain yang bisa dibuka berdasarkan perintah UU Keterbukaan Informasi Publik,” ujarnya.

Menurut Guntur, dalam suratnya Mikhael menyebut dokumen tersebut digunakan untuk kepentingan penelitian.

“Untuk bahan penelitian,” tambahnya.

Mikhael Klaim Ada Perbedaan Legalisasi

Sementara itu, Mikhael Sinaga mengatakan ide mengajukan permohonan muncul dari pengalamannya sebagai mantan calon legislatif. Ia menyebut setiap calon biasanya menyerahkan dokumen kepada partai sebelum diteruskan ke KPU.

“Jadi pengalaman pribadi saya, seharusnya seseorang calon itu memberikan berkas satu rangkap kepada partai. Lalu partai memberikan ke KPU,” katanya.

Mikhael mengaku menerima dokumen dari DPP PDIP pada pekan lalu. Setelah itu, ia membandingkan salinan ijazah S1 Jokowi dari PDIP dengan dokumen yang diperoleh pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi dari KPU.

Dari hasil perbandingan tersebut, Mikhael mengklaim menemukan perbedaan pada letak cap legalisasi.

“Berbeda letak legalisirnya, cap legalisirnya berbeda. Itu semuanya di kanan atas, tapi kalau kita sandingkan kiri-kanan atau kita tempelin lalu diterawang, kelihatan agak berbeda sedikit,gitu loh,” ujarnya.*[]

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Penyelam Basarnas Temukan Lagi Korban Meninggal KM Virgo 8
Dewan Pers Sebut Jurnalis Hilang Pahlawan Pers
BGN DIY Pecat Pegawai Meledek Siswi Korban Keracunan MBG
KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Suap Summarecon
Prabowo Hadiri Resepsi 100 Tahun Gontor di Ponorogo
Prabowo Dorong Biaya Pendidikan Negeri Gratis dari SD–PT
Akhirnya Muncul, Nusron Wahid Buka Suara Soal Kasus Suap HGB Bogor
Tim Penyelam Kopaska TNI AL Periksa KM Virgo Transport Terbalik

Klik Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:38 WIB

Penyelam Basarnas Temukan Lagi Korban Meninggal KM Virgo 8

Senin, 21 September 2026 - 11:35 WIB

BGN DIY Pecat Pegawai Meledek Siswi Korban Keracunan MBG

Minggu, 20 September 2026 - 08:40 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Suap Summarecon

Sabtu, 19 September 2026 - 14:37 WIB

Prabowo Hadiri Resepsi 100 Tahun Gontor di Ponorogo

Sabtu, 19 September 2026 - 09:15 WIB

Prabowo Dorong Biaya Pendidikan Negeri Gratis dari SD–PT

Klik Terbaru

Pemprov Riau memangkas pengurusan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) emas di Kuantan Singingi menjadi empat tahapan mudah via OSS. (Ilustrasi :energyword.co.id)

RIAU

Pemprov Riau Permudah Pengurusan IPR Lewat OSS

Senin, 21 Sep 2026 - 20:14 WIB

Tim penyelam BSG kembali menemukan korban meninggal KM Virgo 8 di Laut Jawa, total temuan mencapai 121 orang, Senin (21/9/26). (CNN Indonesia/ANT)

Nasional

Penyelam Basarnas Temukan Lagi Korban Meninggal KM Virgo 8

Senin, 21 Sep 2026 - 19:38 WIB

SULTENG

DPRD Bangkep Setujui Perubahan APBD 2026 dan Ranperda Desa

Senin, 21 Sep 2026 - 18:42 WIB