KLIK INDONESIA, CILEGON – Maraknya peredaran rokok tanpa pita cukai resmi memicu gelombang protes mahasiswa. Massa dari Kreatif Demokrasi Center Mahasiswa Provinsi Banten menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bea Cukai Merak, Cilegon, Rabu (30/9/2026).
Dalam aksinya, para demonstran menuntut ketegasan Bea Cukai dan aparat penegak hukum. Mereka mendesak penindakan tidak hanya menyasar pedagang eceran atau kurir, melainkan menangkap aktor intelektual di balik jaringan bisnis gelap tersebut.
Koordinator Aksi Jamal menilai penanganan kasus rokok ilegal selama ini masih tebang pilih. Langkah penindakan hukum dianggap belum menyentuh bos besar sebagai akar permasalahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peredaran rokok ilegal ini sangat meresahkan dan merugikan negara. Namun, aktor intelektual di balik bisnis ini masih bebas melenggang. Kami menuntut Bea Cukai Merak membongkar jaringan ini sampai ke akar-akarnya,” tegas Jamal.
Potensi Kerugian Negara dan Tiga Tuntutan Utama
Mahasiswa menyoroti dugaan peredaran lebih dari 41 juta batang rokok ilegal di wilayah Banten. Praktik ilegal tersebut diperkirakan mengakibatkan potensi kerugian negara mencapai Rp34,9 miliar.
Lemahnya penindakan terhadap dalang utama dinilai menjadi penyebab utama maraknya peredaran rokok tanpa cukai. Oleh karena itu, massa aksi menyuarakan tiga tuntutan utama kepada pihak berwenang:
-
Mendesak Bea Cukai Merak dan aparat penegak hukum menangkap serta memproses hukum aktor intelektual peredaran rokok ilegal.
-
Menuntut transparansi hasil penindakan beserta barang bukti rokok ilegal yang disita selama ini.
-
Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengawasan Bea Cukai Merak dalam membendung jalur distribusi di Banten.
Unjuk rasa yang diwarnai orasi bergantian dan pembentangan spanduk tersebut mendapat pengawalan ketat kepolisian. Massa mengancam akan kembali menggelar aksi susulan dengan jumlah peserta lebih besar apabila tuntutan mereka diabaikan.*[]
Penulis : Redaksi
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Bedainnews.com















