Cinta Bersemi di Bawah Naungan Adat, Farhan dan Desi Menyatukan Dua Hati

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 08:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif



Farhan Zikry, SH, MH dan Desi Andriana, S.Pd melangsungkan pernikahan mereka dengan penuh adat istiadat Aceh yang kental dan khidmat, Rabu (22/05/2024)

BIREUEN [KLIKINDONESIA] – Nuansa bahagia menyelimuti Gampong Cotbatee, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, Aceh pada hari Rabu, 22 Mei 2024. Farhan Zikry, SH, MH dan Desi Andriana, S.Pd melangsungkan pernikahan mereka dengan penuh adat istiadat Aceh yang kental dan khidmat.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak pagi, masyarakat Cotbatee sudah ramai berdatangan untuk menyaksikan prosesi pernikahan adat yang sarat makna ini. Rangkaian acara diawali dengan penjemputan rombongan Dara Baroe (pengantin perempuan) dengan lantunan zikir dan Seumapa (berbalas pantun) yang merdu. Suasana semakin semarak saat prosesi penyerahan dan penerimaan Batee Ranub (sirih) berlangsung.

“Penyambutan Dara Baroe dengan Seumapa merupakan tradisi yang sudah turun temurun di Aceh,” jelas Kabid Putro Phang Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Bireuen, Sakdiah Amin. Ini tambahnya, merupakan simbol penghormatan dan rasa syukur atas pernikahan yang suci ini.”

Prosesi adat dilanjutkan dengan Peusijuk, yaitu pembacaan doa dan pemercikan air zamzam kepada kedua mempelai. Doa dipanjatkan agar pernikahan Farhan dan Desi diberkahi Allah SWT dan dipenuhi kebahagiaan.

Momen haru dan penuh makna mewarnai prosesi Peut Campli’ (petik cabai). Dalam tradisi ini, Ibu dan Ayah Dara Baroe memetik cabai di kebun Linto Baroe (pengantin laki-laki) sebagai simbolis penerimaan Dara Baroe ke dalam keluarga baru.

“Tradisi Peut Campli’ ini menunjukkan bahwa Dara Baroe sudah menjadi bagian dari keluarga Linto Baroe,” ungkap Sakdiah sambial mengatakan drinya harus siap sedia membantu suami dan keluarga barunya dalam suka dan duka.

Pernikahan Farhan dan Desi bukan sekadar penyatuan dua insan, tetapi juga pelestarian budaya Aceh yang kaya dan penuh makna. Di tengah gempuran modernisasi, mereka memilih untuk tetap teguh memegang adat istiadat leluhur.

“Kami ingin pernikahan kami menjadi contoh bagi generasi muda untuk selalu menghormati dan melestarikan budaya Aceh,” ujar Farhan dengan penuh rasa bahagia.

Desi pun mengamini pernyataan sang suami. “Semoga pernikahan kami menjadi awal kehidupan yang penuh berkah dan kebahagiaan,” tambahnya dengan senyum manis.

Pernikahan Farhan dan Desi menjadi bukti bahwa adat dan budaya Aceh masih hidup dan dijaga oleh generasi muda. Perpaduan adat dan cinta dalam pernikahan mereka menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus melestarikan budaya warisan leluhur.*


– KlikIndonesia.co –

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Pemdes Bakalan Sosialisasi Perkades Penertiban Hewan Ternak Lewat Baliho
Ismet Mile Jadikan Kabile Bone Kawasan Percontohan
Dampak Kemarau, Pemkab Bangkep dan Warga Gelar Solat Istisqa
Kelurahan Tarok Dipo Bantu warga Perbaiki Data Desil
Sekda Bangkep Buka Audiensi Bersama Balai GTK Sulteng
PDAM Luwuk Utara Sponsori Warga dan Santri DDI Sholat Istisqa
Wakil Bupati Bangkep Hadiri Peringatan Harhubnas Di Luwuk
Pemkab Touna Dan BPJS Perluas Jaminan Sosial Pengabdi Desa

Klik Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Pemdes Bakalan Sosialisasi Perkades Penertiban Hewan Ternak Lewat Baliho

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Ismet Mile Jadikan Kabile Bone Kawasan Percontohan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Dampak Kemarau, Pemkab Bangkep dan Warga Gelar Solat Istisqa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Sekda Bangkep Buka Audiensi Bersama Balai GTK Sulteng

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:50 WIB

PDAM Luwuk Utara Sponsori Warga dan Santri DDI Sholat Istisqa

Klik Terbaru

Bupati Bone Bolango Ismet Mile menetapkan Kecamatan Kabila Bone sebagai kawasan percontohan industri guna mempercepat pemerataan pembangunan daerah, Jumat (2/10/26). (bedainnews)

GORONTALO

Ismet Mile Jadikan Kabile Bone Kawasan Percontohan

Jumat, 2 Okt 2026 - 15:14 WIB