Museum Siwalima Tutup Kegiatan Belajar Bersama Alat Musik Tradisional 2025: Semangat Lestarikan Budaya Maluku

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UPTD Museum Siwalima Ambon, yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, resmi menutup kegiatan Belajar Bersama Alat Musik Tradisional di Museum (BBDM) Tahun 2025. Program yang berlangsung sejak 1 hingga 20 Oktober 2025

UPTD Museum Siwalima Ambon, yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, resmi menutup kegiatan Belajar Bersama Alat Musik Tradisional di Museum (BBDM) Tahun 2025. Program yang berlangsung sejak 1 hingga 20 Oktober 2025

AMBON, KLIKINDONESIA.CO – UPTD Museum Siwalima Ambon, yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, resmi menutup kegiatan Belajar Bersama Alat Musik Tradisional di Museum (BBDM) Tahun 2025. Program yang berlangsung sejak 1 hingga 20 Oktober 2025 ini melibatkan puluhan siswa SD dan SMP se-Kota Ambon.

Acara penutupan yang digelar di Museum Siwalima pada Selasa (21/10/25) berlangsung penuh sukacita. Kepala UPTD Museum Siwalima, yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha Mevi Mailoa, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam kesuksesan kegiatan tersebut.

“Puji syukur karena kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat pertolongan Tuhan. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tenaga ahli, tim kerja, hingga para orang tua peserta,” ujar Mailoa dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir dalam kegiatan penutupan ini, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Rina Lappy, Kepala Bagian Tata Usaha Balai Tekkom Provinsi Maluku, Hendra Parry, serta Sekretaris Taman Budaya, H. Louhenapessy.

Mailoa secara khusus memberikan penghargaan tinggi kepada tiga tenaga ahli yang telah membimbing para peserta selama 20 hari, yakni Eric Alfons, S.Sn, Irwan Djamal, dan Filia Pattinasarany, S.Sn. Ketiganya dinilai telah menunjukkan dedikasi dan profesionalisme tinggi dalam melatih 30 peserta hingga mampu memainkan berbagai alat musik tradisional Maluku.

“Para pelatih telah dengan sabar dan penuh ketulusan membimbing anak-anak hingga bisa memainkan alat musik tradisional seperti tifa, totobuang, rebana, ukulele, dan suling. Ini menjadi bukti nyata kecintaan terhadap budaya Maluku,” tambahnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan Konser Mini Musik Tradisional, yang menampilkan hasil latihan para peserta. Melalui penampilan ini, Museum Siwalima menegaskan bahwa musik tradisional bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga identitas budaya dan sumber kebanggaan masyarakat Maluku.

Mengusung tema “Pukul tiga, totobuang deng rebana, barmaeng ukulele kas bunyi suling sama-sama”, kegiatan BBDM 2025 diharapkan menjadi wadah pembelajaran dan pelestarian musik tradisional bagi generasi muda.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan agar Museum Siwalima tidak hanya dikenal sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran budaya dan kreativitas anak Maluku,” tutup Mailoa.

Museum Siwalima berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif dan kebudayaan yang memperkuat identitas Maluku serta menginspirasi generasi muda mencintai warisan leluhur.(**)

Penulis : Maritji Sihasale

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klik Indonesia

Klik Terkait

Persija Resmi Tunjuk Shin Tae Yong Jadi Pelatih
PDIP Beri Salinan Ijazah Jokowi ke YouTuber Mikhael Sinaga
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Perkuat SDM Perikanan, Wabup Bangkep Audiensi dengan Politeknik KP Bone
KAI Batalkan 8 Perjalanan Kereta Hari Ini, Berikut Daftarnya
Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, 6 Pejabat Dilantik
Dandim 1308 Luwuk Banggai Sambangi Koramil Liang, Tekankan Sinergi
Menkeu Purbaya Ancam ‘Tendang’ Pegawai yang Tak Patuh Arahan

Klik Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 20:19 WIB

Persija Resmi Tunjuk Shin Tae Yong Jadi Pelatih

Senin, 8 Juni 2026 - 19:51 WIB

PDIP Beri Salinan Ijazah Jokowi ke YouTuber Mikhael Sinaga

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Senin, 4 Mei 2026 - 19:01 WIB

Perkuat SDM Perikanan, Wabup Bangkep Audiensi dengan Politeknik KP Bone

Rabu, 29 April 2026 - 09:49 WIB

KAI Batalkan 8 Perjalanan Kereta Hari Ini, Berikut Daftarnya

Klik Terbaru

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB