GORONTALO, KLIKINDONESIA — Berangkat dari inspirasi, ambisi, dan kepekaan membaca tren, pengusaha muda asal Gorontalo, Daffa Doda, menghadirkan lapangan padel pertama di Kota Gorontalo. Usaha yang memadukan konsep olahraga dan kafe estetik ini digadang-gadang menjadi wadah baru bagi pecinta olahraga sekaligus ruang kreatif bagi generasi muda.
Daffa Doda yang juga dikenal sebagai calon dokter muda menegaskan, setiap bisnis yang ia bangun selalu melalui perencanaan matang dan menyesuaikan kebutuhan pasar. Hal itu disampaikannya saat ditemui awak media di salah satu lokasi usaha olahraga yang kini tengah digandrungi berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga pemain-pemain senior.
“Saya tidak pernah membuat bisnis secara asal-asalan. Setiap usaha yang saya bangun harus punya konsep yang kuat dan bisa diminati banyak orang,” ujar Daffa saat diwawancarai, Sabtu (17/1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, pembangunan lapangan padel yang saat ini tengah dikerjakannya telah mencapai sekitar 80 persen dan berdiri di atas lahan milik pribadi. Menurutnya, pemilihan padel sebagai konsep utama bukan tanpa alasan, mengingat olahraga tersebut sedang viral dan memiliki peminat yang terus meningkat di Indonesia.
“Saat ini saya sedang membangun lapangan padel, dan prosesnya sudah sekitar 80 persen. Ini saya bangun di lahan sendiri, dan konsepnya saya buat semenarik mungkin,” ungkapnya.
Daffa menilai, Gorontalo sejatinya sudah cukup memiliki kafe dan tempat wisata. Namun, ruang olahraga dengan konsep modern yang dipadukan dengan kafe dan spot foto estetik masih sangat terbatas.
“Kalau kafe atau tempat wisata, Gorontalo sudah cukup memadai. Tapi lapangan olahraga dengan konsep ada kafe, view bagus untuk foto-foto, itu baru ada di sini,” katanya.
Inspirasi membangun lapangan padel ini semakin kuat setelah Daffa mengunjungi salah satu fasilitas padel di Kota Manado. Dari kunjungan tersebut, ia melihat langsung tingginya minat masyarakat terhadap olahraga tersebut.
“Saat saya ke lapangan padel di Manado, saya melihat sendiri begitu banyak peminat dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak milenial. Dari situ tekad saya untuk menghadirkan lapangan padel di Gorontalo semakin tinggi,” tutur Daffa.
Ia mengaku bersyukur karena antusiasme masyarakat Gorontalo terhadap olahraga cukup besar. Banyak potensi dan bakat olahraga yang selama ini belum tersalurkan akibat keterbatasan fasilitas.
“Di Gorontalo ini ternyata banyak bakat olahraga dari semua kalangan. Selama ini mungkin mereka tidak punya wadah untuk bermain, dan itu yang ingin saya hadirkan,” jelasnya.
Lapangan padel tersebut disebut sebagai satu-satunya yang ada di Kota Gorontalo saat ini. Selain untuk pemain berpengalaman, fasilitas ini juga terbuka bagi pemula yang ingin belajar.
“Lapangan padel ini terbuka untuk siapa saja, baik yang sudah bisa bermain maupun yang ingin belajar dari nol,” katanya.
Untuk biaya sewa, Daffa menetapkan tarif Rp250 ribu per sesi. Meski terkesan mahal, ia menegaskan harga tersebut telah disesuaikan dengan fasilitas yang diberikan.
“Harga sewa Rp250 ribu itu sudah termasuk reket, bola, pendaftaran bermain, serta suasana kafe di dalam area lapangan. Konsepnya setara dengan lapangan padel di luar daerah,” jelasnya.
Tak hanya berorientasi bisnis, Daffa berharap usahanya mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Gorontalo. Ia secara khusus berharap Wali Kota Gorontalo dapat turut memberikan dukungan positif.
“Saya berharap Pak Wali Kota Gorontalo bisa ikut meramaikan dan mendukung lapangan padel ini, agar semangat olahraga dan kreativitas anak muda di Gorontalo semakin tumbuh,” pungkasnya.*[]
Penulis : NOVI PAPUTUNGAN
Editor : REDAKSI
Sumber Berita: KLIK INDONESIA
















Komentar