DPRD Tojo Una-Una Bahas LKPJ 2025, Serap 400 Aspirasi Warga

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj.Surya Lapasiri saat menyerahkan LKPJ Bupati Tahun 2025 kepada Ketua DPRD Tojo Una-Una, Gusnar A.Suleman, yang didampingi Wakil Ketua DPRD Jafar M. Amin pada Selasa (31/3/2026).

Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj.Surya Lapasiri saat menyerahkan LKPJ Bupati Tahun 2025 kepada Ketua DPRD Tojo Una-Una, Gusnar A.Suleman, yang didampingi Wakil Ketua DPRD Jafar M. Amin pada Selasa (31/3/2026).

TOUNA, KLIKINDONESIA.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tojo Una-Una menggelar rapat paripurna dengan agenda pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025 serta penyampaian hasil reses pimpinan dan anggota dewan, Selasa (31/3/2026).

Dalam forum tersebut, DPRD menghimpun lebih dari 400 usulan masyarakat dari tiga daerah pemilihan. Aspirasi itu mencakup pembangunan infrastruktur, layanan pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi warga.

Rapat berlangsung di Gedung DPRD Tojo Una-Una. Wakil Ketua DPRD Jafar M. Amin memimpin sidang, didampingi Ketua DPRD Gusnar A. Suleman, Sekretaris Dewan Mohammad Amin Bustamin, serta jajaran pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya Lapasiri, mewakili Bupati Ilham Lawidu, menyampaikan LKPJ Tahun 2025. Ia menegaskan dokumen tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah selama satu tahun anggaran.

“Penyampaian LKPJ ini merupakan kewajiban kepala daerah kepada DPRD sebagai bagian dari mekanisme akuntabilitas pemerintahan,” ujar Surya.

Ia menjelaskan, tahun 2025 menjadi periode penting karena merupakan tahun terakhir pelaksanaan RPJMD 2021–2026. Sejumlah indikator pembangunan, menurutnya, menunjukkan tren positif.

Angka kemiskinan tercatat turun dari 16,36 persen pada 2024 menjadi 14,67 persen pada 2025. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 69,76.

Surya menyebut capaian tersebut lahir dari sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.

Aspirasi Jadi Dasar Kebijakan

Ketua DPRD Tojo Una-Una, Gusnar A. Suleman, menegaskan hasil reses akan menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan daerah ke depan.

“Aspirasi masyarakat ini menjadi pijakan penting dalam menentukan arah pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran,” tegas Gusnar.

Di akhir rapat, Wakil Bupati menyerahkan secara simbolis dokumen LKPJ Bupati Tojo Una-Una 2025 kepada pimpinan DPRD. Melalui rapat paripurna ini, DPRD dan pemerintah daerah menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. *[]

Penulis : BUDI DAKO

Editor : MAHMUD MARHABA

Sumber Berita: KLIK INDONESIA

Klik Terkait

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan
Perkuat SDM Perikanan, Wabup Bangkep Audiensi dengan Politeknik KP Bone
Dandim 1308 Luwuk Banggai Sambangi Koramil Liang, Tekankan Sinergi
Kompolnas Awasi Ketat Rekrutmen Polri 2026 di Polda Sulteng
DPRD Touna Serahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Dorong Perbaikan Kinerja
Pembangunan SPBU Kompak Patukuki Dimulai, Warga Tak Perlu Lagi Tempuh 25 Km untuk BBM
Hulio Bagilis Taklukkan Petinju Minahasa di Final Piala Bupati Sangihe

Klik Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:23 WIB

Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Senin, 4 Mei 2026 - 19:01 WIB

Perkuat SDM Perikanan, Wabup Bangkep Audiensi dengan Politeknik KP Bone

Sabtu, 25 April 2026 - 16:19 WIB

Dandim 1308 Luwuk Banggai Sambangi Koramil Liang, Tekankan Sinergi

Rabu, 22 April 2026 - 18:43 WIB

Kompolnas Awasi Ketat Rekrutmen Polri 2026 di Polda Sulteng

Klik Terbaru

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB