Tragedi Kecelakaan Kereta Api di Bekasi,14 Orang Meninggal Dunia

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 11:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kronologi kecelakaan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur tak terlepas dari rangkaian kejadian taksi Green SM Indonesia yang tertabrak KRL di perlintasan rel. (CNN Indonesia/Reuters)

Kronologi kecelakaan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur tak terlepas dari rangkaian kejadian taksi Green SM Indonesia yang tertabrak KRL di perlintasan rel. (CNN Indonesia/Reuters)

KLIKINDONESIA.CO, BEKASI – Tragedi kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur menyisakan duka mendalam. Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengonfirmasi data terbaru hingga Selasa (28/4/2026) pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia.

Para korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka-luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan terdekat.

Kronologi Kejadian

Kecelakaan beruntun ini bermula dari insiden di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) dekat Bulak Kapal pada Senin (27/4/2026) malam. Sebuah taksi listrik milik Green SM Indonesia mogok di tengah perlintasan dan tertabrak KRL yang melintas.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecelakaan taksi tersebut membuat perjalanan KRL dari arah Jakarta menuju Cikarang terganggu dan terpaksa berhenti di jalur. Nahas, tak berselang lama, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang tidak sempat menghindar dan menabrak rangkaian KRL yang tengah berhenti.

Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bagian belakang KRL. Bahkan, lokomotif KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan merangsek masuk hingga ke badan gerbong khusus wanita di bagian paling belakang KRL.

Penjelasan PT KAI

Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, membenarkan bahwa insiden KRL berhenti akibat tertemper taksi.

“Oh iya, jadi KRL-nya itu tertabrak taksi di JPL dekat Bulak Kapal. Hal itu membuat KRL berhenti. Di belakangnya, ada KA Argo Bromo Anggrek,” kata Franoto saat memberikan keterangan pers, Senin malam.

Kecelakaan kereta dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.57 WIB. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam terkait penyebab teknis kecelakaan tersebut.

Tanggapan Green SM Indonesia

Menanggapi insiden yang melibatkan armadanya, perusahaan taksi Green SM Indonesia menyatakan perhatian penuh. Pihak perusahaan berkomitmen mendukung proses investigasi.

“Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang, serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung,” tulis pernyataan resmi Green SM Indonesia melalui akun Instagram @id.greensm.

Perusahaan juga menyatakan akan terus mengevaluasi standar operasional serta meningkatkan layanan keselamatan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. *[]

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Rizky Tinggalkan Touna, David Razi Lanjutkan Tongkat Estafet Memimpin Kejari
KPK Dalami Uang di Rumah Plt Gubernur Riau
Kejagung Ungkap Empat Alat Bukti Menjerat Lodewyk Pusung
DPR Desak Operator Segera Jalankan Putusan MK soal Kuota Hangus
Melangkah Menuju Konstituen, PJS Resmi Serahkan Dokumen Verifikasi ke Dewan Pers 
Dewan Pers Ingatkan Wartawan Patuhi Etika di Tengah Disrupsi Digital
PJS Beri Award Mitra Pers dan Kukuhkan Pengurus Daerah di Malam Anugerah Munas III
Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Pelaku Siswa Terinspirasi Kasus Jakarta

Klik Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Rizky Tinggalkan Touna, David Razi Lanjutkan Tongkat Estafet Memimpin Kejari

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:57 WIB

KPK Dalami Uang di Rumah Plt Gubernur Riau

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:25 WIB

Kejagung Ungkap Empat Alat Bukti Menjerat Lodewyk Pusung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:39 WIB

DPR Desak Operator Segera Jalankan Putusan MK soal Kuota Hangus

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:37 WIB

Melangkah Menuju Konstituen, PJS Resmi Serahkan Dokumen Verifikasi ke Dewan Pers 

Klik Terbaru

Warga suku terasing di wilayah Dataran Bulan, Kecamatan Ampana Tete, mengikuti upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 di Lapangan Dataran Bulan, Senin (17/8/2026).

SULTENG

Suku Terasing Tojo Una-Una Ikut Upacara HUT ke- 81 RI

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:27 WIB