Nama Anggota DPR Eva Stevany Masuk Data Desil Bansos

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 15:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Eva Stevany Rataba, menjadi sorotan setelah namanya dikabarkan masuk dalam daftar penerima Bansos di Toraja Utara, Sulsel. (CNN Indonesia/ Detikcom)

Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Eva Stevany Rataba, menjadi sorotan setelah namanya dikabarkan masuk dalam daftar penerima Bansos di Toraja Utara, Sulsel. (CNN Indonesia/ Detikcom)

TORAJA UTARA — Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Eva Stevany Rataba, mendadak menjadi sorotan publik akibat persoalan pendataan. Nama wakil rakyat tersebut tercatat masuk dalam kelompok desil 4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.

Kategori desil 4 sebenarnya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat dengan tingkat perekonomian rentan miskin.Padahal, Eva memiliki total kekayaan mencapai Rp3,5 miliar berdasarkan laporan resmi LHKPN ke KPK.

Guna meluruskan polemik tersebut, Eva dengan tegas membantah pernah menerima dana bantuan sosial dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perlu saya tegaskan bahwa saya tidak pernah mendaftar dan tidak pernah menerima bantuan PKH,” tegas Eva.

Legislator asal Sulawesi Selatan ini mengaku terkejut dan langsung mendatangi Kantor Dinas Sosial Toraja Utara. Ia meminta pihak dinas segera melakukan verifikasi ulang serta memperbaiki kekeliruan data pendataan tersebut.

Desak Pemutakhiran Data Transparan

Eva mendesak pemerintah menelusuri sumber serta riwayat pembaruan data agar tidak terjadi salah sasaran. Menurutnya, kekeliruan sistem pendataan ini harus menjadi momentum penting untuk membenahi distribusi bantuan sosial.

“Silakan ditelusuri secara transparan bagaimana nama saya bisa masuk,” ujar Eva menambahkan keterangannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Toraja Utara, Elias Masi Para’pak, membenarkan kehadiran Eva ke kantornya.

Elias menegaskan bahwa Eva Stevany Rataba memang tidak pernah terdaftar sebagai penerima bantuan PKH.

Ia menjelaskan bahwa penetapan pengelompokan desil masyarakat merupakan kewenangan penuh Badan Pusat Statistik. Pihak Dinsos Toraja Utara juga mengaku heran atas munculnya nama anggota DPR dalam kategori tersebut. *[]

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Menkeu Purbaya Sebut Utang Kereta Cepat Dicicil 80 Tahun
Kemensos Sanksi 1.900 Pegawai Terindikasi Judi Online
KAI Tambah Kereta dan Kapasitas Imbas Erupsi Anak Krakatau
Abu Krakatau Tutup Delapan Bandara Termasuk Soetta
Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Alami Trauma Mendalam
Pengadilan Tinggi Militer Batalkan Pemecatan Prajurit BAIS TNI
Korban Keracunan MBG Sidoarjo Capai 566 Warga
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran 114 Rumah di Gambir

Klik Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:27 WIB

Menkeu Purbaya Sebut Utang Kereta Cepat Dicicil 80 Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 20:51 WIB

Kemensos Sanksi 1.900 Pegawai Terindikasi Judi Online

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

KAI Tambah Kereta dan Kapasitas Imbas Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 15:54 WIB

Abu Krakatau Tutup Delapan Bandara Termasuk Soetta

Jumat, 4 September 2026 - 20:17 WIB

Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Alami Trauma Mendalam

Klik Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan utang Kereta Cepat Whoosh direstrukturisasi dengan tenor 80 tahun dan cicilan Rp1 triliun per tahun.(ist)

Nasional

Menkeu Purbaya Sebut Utang Kereta Cepat Dicicil 80 Tahun

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:27 WIB

Menteri Sosial Gus Ipul menegaskan sanksi berjenjang bagi pegawai Kemensos yang terbukti terlibat judol. (CNN Indonesia)

Nasional

Kemensos Sanksi 1.900 Pegawai Terindikasi Judi Online

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:51 WIB