TNI Kerahkan Tiga Pesawat untuk OMC Karhutla Kalimantan

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ilustrasi : Kebakaran hutan Kalimantan (CNN Indonesi/detik.com)

Ilustrasi : Kebakaran hutan Kalimantan (CNN Indonesi/detik.com)

KLIK INDONESIA, KALIMANTAN — TNI mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan melalui Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan. TNI AU mengerahkan tiga pesawat Cassa-212 untuk mendukung pelaksanaan OMC di sejumlah wilayah.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI, BNPB, dan BMKG dalam penanganan karhutla. Operasi ini bertujuan membantu mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan, terutama pada wilayah rawan. Satu pesawat Cassa-212 A-2105 berada di Lanud Dhomber, Balikpapan. Pesawat tersebut mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Ibu Kota Nusantara atau IKN.

Sebanyak 11 personel mengawaki pesawat Cassa-212 A-2105 dalam operasi tersebut. Selain itu, TNI AU menyiapkan pesawat Cassa-212 A-2117 untuk mendukung OMC di Kalimantan Timur. Pesawat tersebut membawa dukungan dari 10 personel dalam pelaksanaan operasi.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, pesawat Cassa-212 A-2103 mendukung kegiatan OMC di wilayah Kalimantan Selatan. Sebanyak 10 personel turut mengawaki pesawat tersebut dalam penanganan karhutla.

Dengan demikian, TNI mengerahkan total 31 personel untuk mendukung operasi udara di Kalimantan. Operasi Modifikasi Cuaca menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mitigasi risiko karhutla. Namun, pelaksanaan OMC tetap membutuhkan dukungan kondisi cuaca dan awan yang sesuai. Selain operasi udara, tim gabungan juga melakukan pemadaman langsung pada titik-titik api di lapangan.

TNI Padamkan Api di Lahan Gambut Pulang Pisau

Sementara itu, personel TNI bersama tim gabungan memadamkan titik api di Desa Tumbang Nusa. Desa tersebut berada di Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Titik api terdeteksi pada lahan gambut di wilayah tersebut.

Kodim 1011/Kuala Kapuas menerima laporan potensi kebakaran pada Rabu (19/8/2026). Setelah menerima laporan, Kodim segera mengerahkan personel menuju lokasi kejadian. Komandan Kodim 1011/Kuala Kapuas Letkol Inf Deky Febrianto memimpin langsung kegiatan pemadaman.

Selain personel Kodim, operasi melibatkan Satgas Karhutla, Manggala Agni, BPBD, serta Masyarakat Peduli Api. Tim gabungan menggunakan pompa air dan peralatan manual untuk memadamkan api.

Petugas kemudian berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke area sekitar.

“Kami TNI tidak bisa hanya duduk di kantor. Begitu ada laporan titik api, kami harus paling depan,” kata Deky.

Menurut Deky, penanganan karhutla membutuhkan kerja cepat dari seluruh unsur terkait.

“Ini tugas kita bersama untuk menyelamatkan hutan, masyarakat, dan mencegah kabut asap,” ujarnya.

Lahan gambut membutuhkan penanganan khusus karena api dapat menyebar di bawah permukaan tanah. Karena itu, tim perlu memastikan area terbakar benar-benar padam dan tidak kembali mengeluarkan asap.

Selain pemadaman, petugas juga perlu melakukan pendinginan pada titik-titik rawan kebakaran. Langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya api baru setelah proses pemadaman. Pemerintah dan aparat terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api di wilayahnya. Kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah karhutla meluas.*[]

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Video Viral, Camat Lamba Leda Utara Protes Bantuan Gempa NTT
Gangguan Listrik Hambat KRL Jakarta Kota-Tanjung Priok
Menkeu Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk PPPK Penuh Waktu
Rizky Tinggalkan Touna, David Razi Lanjutkan Tongkat Estafet Memimpin Kejari
KPK Dalami Uang di Rumah Plt Gubernur Riau
Kejagung Ungkap Empat Alat Bukti Menjerat Lodewyk Pusung
DPR Desak Operator Segera Jalankan Putusan MK soal Kuota Hangus
Melangkah Menuju Konstituen, PJS Resmi Serahkan Dokumen Verifikasi ke Dewan Pers 

Klik Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Video Viral, Camat Lamba Leda Utara Protes Bantuan Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:15 WIB

TNI Kerahkan Tiga Pesawat untuk OMC Karhutla Kalimantan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Gangguan Listrik Hambat KRL Jakarta Kota-Tanjung Priok

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Menkeu Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk PPPK Penuh Waktu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Rizky Tinggalkan Touna, David Razi Lanjutkan Tongkat Estafet Memimpin Kejari

Klik Terbaru

Ilustrasi. Warga terdampak gempa NTT mengunsi ditempat yang lebih aman. (CNN Indonesia)

Nasional

Video Viral, Camat Lamba Leda Utara Protes Bantuan Gempa NTT

Jumat, 21 Agu 2026 - 22:12 WIB

Ilustrasi : Kebakaran hutan Kalimantan (CNN Indonesi/detik.com)

Nasional

TNI Kerahkan Tiga Pesawat untuk OMC Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:15 WIB

Personel Satpolairud Polres Tojo Una-Una menyerahkan dua tersangka beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una dalam tahap II setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21, Jumat (21/8/2026).

Hukum & Kriminal

Bom Ikan di Touna Ancam Ekosistem, Pengawasan Harus Diperketat

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:07 WIB

Tim SAR Gabungan menemukan remaja yang tenggelam di Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, pada hari kedua operasi pencarian, Jumat (21/8/2026) sore.

RIAU

Tim SAR Temukan Remaja Tenggelam di Sungai Kuantan Riau

Jumat, 21 Agu 2026 - 20:15 WIB