KUALA LUMPUR — Kepolisian Malaysia menangkap seorang pilot lain yang terindikasi kuat terlibat sindikat penyelundupan narkoba ke Indonesia. Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Bukit Aman menangkap oknum pilot berusia 30-an tahun tersebut di kawasan Lembah Klang.
Direktur NCID Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, mengonfirmasi penangkapan mengejutkan tersebut pada Rabu (9/9/2026). Tersangka diduga bertindak sebagai pengelola keuangan serta mengatur lalu lintas transfer uang dalam jaringan barang haram tersebut.
“Dia ditangkap di wilayah Lembah Klang dan berusia 30-an tahun,” kata Hussein saat memberikan keterangan resmi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penangkapan pilot ini berhubungan langsung dengan kasus Mohd Saufi yang ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta pada Juli lalu. Petugas memastikan hasil tes urine terhadap pilot yang baru ditangkap tersebut menunjukkan hasil negatif narkoba.
Dengan penangkapan terbaru ini, kepolisian Malaysia telah membekuk total tujuh orang tersangka dalam jaringan penyelundupan tersebut.
Terkait Jaringan Penyelundupan Ekstasi Jakarta
Sebelumnya, enam tersangka lain berhasil ditangkap setelah tim penyidik NCID melakukan koordinasi intensif di Jakarta pada Agustus. Para tersangka tersebut berperan sebagai pemasok dan kurir yang menyerahkan puluhan ribu pil ekstasi kepada Mohd Saufi.
Saat ini Mohd Saufi masih menjalani penahanan ketat oleh otoritas penegak hukum Indonesia untuk proses hukum. Petugas bandara menemukan bukti sebanyak 70.114 butir ekstasi serta 4 gram metamfetamin di dalam bagasi miliknya.
Dalam pemeriksaan awal, Mohd Saufi mengaku tergiur imbalan sebesar RM50.000 untuk menyelundupkan barang haram tersebut ke Jakarta. Polisi Malaysia menegaskan akan terus membongkar seluruh jaringan tindak pidana narkotika lintas negara ini hingga tuntas.*[]
Penulis : Redaksi
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: CNN Indonesia.com















