Sahrul Gunawan, bersama Anton Charlian dalam acara diskusi Paguyuban Bandung Ngariung, Botanical BTC Bandung, Rabu 19/06/2024
KLIKINDONESIA, BANDUNG – Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Calon Bupati Kabupaten Bandung pada Pilkada 2024. Pernyataan ini ia sampaikan dalam forum Paguyuban Bandung Ngariung bertema “Hukum Akan Tegak di Tangan Pemimpin yang Bijak”, yang digelar di Botanical BTC Bandung, Rabu (19/6/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam acara tersebut, Sahrul Gunawan berbagi cerita mengenai awal mula keterlibatannya di dunia politik. Ia mengungkapkan, dorongan dari seorang ustaz membuatnya tertarik masuk ke ranah pemerintahan demi kemaslahatan masyarakat. Namun, ia juga menegaskan bahwa perjalanan politiknya tidak selalu mudah karena perbedaan visi dengan sejumlah pihak di pemerintahan.
“Saya terjun ke dunia politik karena dorongan dari ustaz saya. Ia mengatakan jika kebijakan itu untuk kemaslahatan umat, maka akan bernilai ibadah. Saya ambil kesempatan menjadi wakil bupati, tapi ternyata tidak mudah untuk berbuat karena perbedaan orientasi. Meski begitu, saya tidak mundur,” ujar Sahrul.
Menolak Citra “Artis Pendongkrak Suara”
Sahrul juga membantah tudingan bahwa dirinya hanya memanfaatkan popularitas sebagai artis untuk mendulang suara. Ia menegaskan keinginannya untuk benar-benar berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bandung.
“Saya keberatan jika dianggap hanya mendongkrak suara sebagai artis. Saya maju karena kecintaan saya kepada warga. Saya ingin membenahi birokrasi, dan untuk mewujudkan gagasan, saya harus menjadi top leader,” tegasnya.
Sahrul mengonfirmasi bahwa ia telah resmi dicalonkan sebagai Bupati Bandung periode 2024–2029 oleh Partai Golkar.
Fokus pada Reformasi Birokrasi dan Layanan Dasar
Menurut Sahrul, salah satu persoalan utama di Kabupaten Bandung adalah lemahnya tata kelola birokrasi. Ia menilai, birokrasi yang tidak inovatif dan kurang profesional menjadi penghambat pelayanan publik.
“Birokrasi kita perlu inovasi, profesionalitas, dan sistem tata kelola yang matang. Pemerintahan itu seperti bisnis, butuh perencanaan dan pelaksanaan yang jelas, dari tingkat kabupaten hingga desa,” kata Sahrul.
Selain itu, ia juga menyoroti perlunya peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan. Ia menilai anggaran daerah cukup untuk menggratiskan iuran BPJS bagi masyarakat kurang mampu dan menyediakan pendidikan gratis hingga tingkat SMP.
Dorong Pariwisata dan UMKM yang Berkeadilan
Sektor pariwisata dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga menjadi perhatian Sahrul Gunawan. Ia menekankan bahwa manfaat pariwisata harus dirasakan oleh warga lokal, bukan hanya oleh korporasi besar.
“Jalan-jalan menuju tempat wisata harus bagus. UMKM warga juga harus diberdayakan agar bisa berkembang dan menikmati dampak ekonomi dari sektor ini,” pungkasnya.
Dengan visi yang berfokus pada reformasi birokrasi, peningkatan layanan dasar, dan pemberdayaan ekonomi lokal, Sahrul Gunawan berharap dapat membawa Kabupaten Bandung ke arah yang lebih baik jika dipercaya sebagai bupati pada periode mendatang. (AmH)
– KlikIndonesia.co –















