Kepala Basarnas Sambut Kepulangan Tim Inasar Bencana Myanmar

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii saat menjemput delegasi kemanusiaan dan Tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) dari misi kemanusiaan di Myanmar.Sabtu,12/4/2025. (Foto : Ist)

Jakarta, Klikindonesia.co : Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjemput delegasi kemanusiaan dan Tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) dari misi kemanusiaan di Myanmar.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan tim Inasar yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu, 12 April 2025 adalah delegasi dan Tim INASAR yang telah sukses menjalankan misi kemanusiaan di Myanmar pasca-gempa bumi pada 28 Maret lalu.

Tim yang terdiri dari 60 personel INASAR, 6 orang dari Baznas, 2 dari Vertical Rescue, dan 3 dari Kementerian Luar Negeri serta 4 personil dari Senkom Mitra Polri, mendarat dengan pesawat Nam Air sekitar pukul 12.00 WIB.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, didampingi jajaran Basarnas dan perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kita semua tahu, tugas ini bukan tentang kekuatan atau unjuk kehebatan. Ini adalah misi kemanusiaan. Atas nama pemerintah, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh delegasi,” ujar Kabasarnas dalam sambutannya.

Sebagai bentuk solidaritas ASEAN, tim INASAR diberangkatkan pada 1 April 2025 dari Lanud Halim Perdanakusuma dengan dua pesawat Hercules dan satu Boeing 747 dengan membawa logistik, tenaga medis, serta anjing pelacak K9. Setibanya di Naypyidaw, tim langsung bergabung dengan tim USAR dari Myanmar, Vietnam, Singapura dan Filipina.

Dalam laporannya, selama operasi SAR, Tim INASAR berhasil mengevakuasi lima korban dari dua lokasi terdampak yakni kompleks Thukha Theiddhi Ward dan Hotel Jade. Dalam prosesnya, Tim K9 yang terdiri dari empat personel Polri dan dua anjing pelacak berhasil mendeteksi satu korban tewas pada 2 April 2025.

Komponen medis INASAR juga turut memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekitar lokasi Base of Operation (BoO), serta melakukan pertemuan resmi dengan pemerintah Myanmar yang difasilitasi oleh ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on disaster management (AHA Center).

Direktur Bina Potensi Basarnas, Agus Haryono, S.S., M.B.A., menekankan bahwa keberhasilan misi ini adalah hasil sinergi antara Basarnas dan berbagai elemen bangsa.

“Tim INASAR ini adalah bentuk sinergitas nyata antara Basarnas, Kementerian dan Lembaga, TNI/Polri serta Relawan/Potsar. Mereka semua adalah sumber daya manusia yang sudah terlatih dan teruji. Ini adalah bukti kepedulian Indonesia terhadap sesama, terutama dalam penyelamatan jiwa manusia,” jelas Agus.

Dari tempat lain, Ketua Umum Senkom Mitra Polri, KP.Dr.H.Katno Hadi,SE.,MM., MH.,yang beberapa anggotanya tergabung pada tim misi kemanusiaan Myanmar tersebut, turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim.

“Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan misi kemanusiaan yang telah ditunaikan oleh Tim INASAR di Myanmar. Kita menyambut baik kembalinya seluruh anggota tim ke tanah air dengan selamat,” ungkap Katno.

Ia juga menyampaikan penghargaan khusus kepada seluruh unsur yang terlibat.

“Kami mengapresiasi Basarnas, BNPB, TNI/Polri, Kementerian Luar Negeri, Baznas dan seluruh relawan serta potensi SAR yang telah bersinergi dalam misi kemanusiaan ini,” tambahnya.

Katno juga menyebutkan bahwa 4 personil yang tergabung dalam misi tersebut adalah anggota Senkom Mitra Polri.

“Kami bangga karena dari relawan itu 4 dari Senkom, yakni Sandi Setia Miharja, Hadi, Ali dan Dr.Hidayat yang turut serta mewakili Baznas dalam misi kemanusiaan ini. Ini menunjukkan kontribusi nyata anggota kami dalam membantu sesama di tingkat internasional,” pungkasnya.

Kepulangan delegasi menjadi simbol keberhasilan diplomasi kemanusiaan Indonesia serta penguatan peran aktif bangsa dalam misi internasional di kawasan ASEAN.

Misi ini selain memperkuat posisi Indonesia di kancah kemanusiaan internasional, juga menjadi cermin sinergi nasional dalam menghadirkan pertolongan tanpa batas. (Fin/TJ).

 


– KlikIndonesia.co –

Klik Terkait

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo
Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Klik Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Klik Terbaru

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB