Kepala BNN Tebingtinggi: Mari Bersatu Bangun Daerah

- Redaksi

Jumat, 25 April 2025 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Tebingtinggi, Kompol Dr. Hendro Wibowo, S.I.P., M.M., M.Si saat berfoto bersama Kepala Biro klikindonesia.co Tebingtinggi Edy Trianto dalam sebuah kesempatan.**

TEBINGTINGGI, SUMUT [KLIKINDONESIA.CO] – Pilkada serentak 2024 di Kota Tebingtinggi telah berakhir, menghadirkan suasana demokrasi yang dinamis. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Tebingtinggi, Kompol Dr. Hendro Wibowo, S.I.P., M.M., M.Si., mengapresiasi jalannya pilkada yang berlangsung aman dan demokratis. Ia menilai momen ini penting untuk melakukan refleksi bersama, bukan hanya oleh pasangan calon, tetapi juga oleh seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Demokrasi tidak hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” ujar Hendro.

Ia mengajak semua pihak, termasuk paslon yang tidak terpilih, untuk menunjukkan kedewasaan politik dengan legowo menerima hasil yang ditentukan suara mayoritas.

KPU Kota Tebingtinggi kini tengah mempersiapkan rekapitulasi suara resmi. Sementara itu, paslon terpilih diharapkan mampu membuka ruang komunikasi dan merangkul semua elemen masyarakat, termasuk pendukung rivalnya.

“Kemenangan adalah awal dari tanggung jawab besar untuk mempersatukan masyarakat yang sempat terpolarisasi,” tambah Hendro.

Salah satu tantangan utama pascapilkada adalah mengembalikan harmoni sosial. Gesekan selama masa kampanye perlu segera diselesaikan melalui rekonsiliasi dan dialog persuasif. Hal ini penting untuk menguatkan solidaritas masyarakat sebagai modal utama pembangunan.

Paslon terpilih juga diingatkan untuk tidak hanya fokus pada janji kampanye, tetapi benar-benar melibatkan semua pihak dalam implementasi program kerja. Dengan pendekatan inklusif, legitimasi kepemimpinan akan semakin kokoh. Hendro menekankan pentingnya stabilitas politik untuk kelancaran pembangunan daerah.

“Kami mengapresiasi pasangan terpilih. Kami berharap mereka mampu membawa perubahan positif, termasuk memperkuat sinergi dengan BNN dalam pemberantasan narkoba,” jelas Hendro.

Menurutnya, program edukasi, rehabilitasi, dan penegakan hukum terkait narkoba membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Pilkada juga menjadi momen untuk evaluasi konstruktif. Penyelenggara harus memastikan proses berlangsung sesuai prinsip luber dan jurdil, sementara masyarakat perlu terus mengawal janji-janji paslon agar terealisasi.

“Demokrasi bukan sekadar prosedur formal, tetapi jalan untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat,” tegas Hendro.

Dengan harmonisasi sosial, dukungan kolektif, dan pemerintahan yang inklusif, hasil Pilkada Kota Tebingtinggi diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan kota yang lebih demokratis dan sejahtera.*


– KlikIndonesia.co –

Klik Terkait

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo
Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Klik Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Klik Terbaru

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB