Mapandre Tasi: Ode Syukur Nelayan Mempunai

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 00:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif



Tradisi Mapandre Tasi, sebuah ritual sedekah laut yang diwariskan turun-temurun, kembali semarak di pesisir dusun. Bagi masyarakat Bugis ini merupakan ode syukur yang tulus atas limpahan rezeki dari lautan, Senin (08/07/2024).

BANGSEL-BABRL [KLIKINDONESIA] – Langit cerah di atas Dusun Mempunai, Desa Serdang, Kabupaten Bangka Selatan bagaikan lukisan yang sempurna di pagi Senin (8/7/2024). Deburan ombak menyapa telinga, berpadu dengan alunan merdu doa tolak bala yang dilantunkan para tetua adat.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari ini, tradisi Mapandre Tasi, sebuah ritual sedekah laut yang diwariskan turun-temurun, kembali semarak di pesisir dusun ini. Bagi masyarakat Bugis di Dusun Mempunai, Mapandre Tasi bukan sekadar ritual, tapi sebuah ode syukur yang tulus atas limpahan rezeki dari lautan.

Semarak Syukur dan Silaturahmi

Sejak pagi, suasana di pesisir Mempunai sudah ramai. Para ibu bergotong royong menyiapkan hidangan laut segar, sementara para bapak sibuk mempersiapkan sesaji untuk dipersembahkan ke lautan.

“Mapandre Tasi ini sudah kami lakukan selama 30 tahun,” ungkap Pak Jupri, Imam Pewennari dan tokoh adat Bugis di Dusun Mempunai, dengan mata berbinar. “Ini adalah cara kami untuk mengucap syukur atas hasil tangkapan laut yang melimpah dan juga sebagai wadah silaturahmi bagi masyarakat Bugis di perantauan.”

Suasana kekeluargaan terasa begitu kental. Anak-anak kecil berlarian dengan riang, sementara para tetua adat duduk bercengkrama, berbagi cerita dan tawa.

Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan

Ritual Mapandre Tasi diawali dengan doa selamat yang dipimpin oleh para tetua adat. Sesaji yang telah disiapkan kemudian diarak menuju tepi laut. Diiringi doa dan harapan, sesaji pun dilarung ke lautan, menjadi persembahan rasa syukur atas karunia yang telah diberikan.

“Pelestarian budaya acara adat sedekah laut ini merupakan keragaman budaya yang harus kita lestarikan,” pesan AKBP Trihanto Nugroho, Kapolres Bangka Selatan, yang diwakilkan oleh Kasi Propam AKP Edi.

Harapan Akan Dukungan dan Pelestarian

Meskipun tradisi Mapandre Tasi telah dilestarikan selama 30 tahun, namun masih ada yang perlu dibenahi. Ketua panitia acara, Bahtiar, berharap agar acara ini lebih ramai dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah.

“Kami berharap bisa mendapatkan bantuan dari anggaran dana desa atau APBD untuk mendukung penyelenggaraan acara ini,” katanya. “Sebelumnya kami telah memohon bantuan untuk kegiatan ini, namun hingga kini belum direspon,” tambah Bahtiar.

Mapandre Tasi bukan hanya tentang ritual, tapi juga tentang rasa syukur, pelestarian budaya, dan gotong royong. Tradisi ini adalah pengingat bahwa manusia dan alam saling terhubung, dan kita harus selalu menjaga kelestariannya.

Semoga semangat Mapandre Tasi ini terus menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan budaya leluhur dan menjaga laut sebagai sumber kehidupan.*


– KlikIndonesia.co –

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Kelurahan Tarok Dipo Bantu warga Perbaiki Data Desil
Sekda Bangkep Buka Audiensi Bersama Balai GTK Sulteng
PDAM Luwuk Utara Sponsori Warga dan Santri DDI Sholat Istisqa
Wakil Bupati Bangkep Hadiri Peringatan Harhubnas Di Luwuk
Pemkab Touna Dan BPJS Perluas Jaminan Sosial Pengabdi Desa
Proyek Bozem Tanjungsari Pemicu Kemacetan Parah Di Surabaya Barat
Cagar Biosfer Togean Mendunia Kelestarian Bahari Wajib Dijaga
Sekda Bangkep Buka Lokakarya Pembahasan Pengakuan dan Perlindungan Hukum Adat

Klik Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Kelurahan Tarok Dipo Bantu warga Perbaiki Data Desil

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Sekda Bangkep Buka Audiensi Bersama Balai GTK Sulteng

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:50 WIB

PDAM Luwuk Utara Sponsori Warga dan Santri DDI Sholat Istisqa

Rabu, 30 September 2026 - 15:11 WIB

Pemkab Touna Dan BPJS Perluas Jaminan Sosial Pengabdi Desa

Rabu, 30 September 2026 - 14:51 WIB

Proyek Bozem Tanjungsari Pemicu Kemacetan Parah Di Surabaya Barat

Klik Terbaru

Petugas Kelurahan Tarok Dipo, Bukittinggi, melakukan perbaikan data akibat lonjakan desil kesejahteraan melalui aplikasi SIKS-NG.(ft : Bedainnew)

SUMBAR

Kelurahan Tarok Dipo Bantu warga Perbaiki Data Desil

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:25 WIB

Audiensi Pemkab Bangkep bersama Balai GTK Sulteng. (Pemkab Bangkep)

SULTENG

Sekda Bangkep Buka Audiensi Bersama Balai GTK Sulteng

Kamis, 1 Okt 2026 - 13:34 WIB