Mensos RI Tinjau Kampus Uinsu Tebingtinggi Sebagai Lokasi Sekolah Rakyat

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf yang juga dikenal sebagai Gus Ipul, melakukan kunjungan kerja ke Kota Tebing Tinggi pada Jumat (11/4/2025)

TEBINGTINGGI – KLIK INDONESIA – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf yang juga dikenal sebagai Gus Ipul, melakukan kunjungan kerja ke Kota Tebing Tinggi pada Jumat (11/4/2025) untuk meninjau Kampus UINSU yang berlokasi di kompleks perkantoran BP7 yang akan dijadikan sebagai lokasi sekolah rakyat.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan Mensos Gus Ipul disambut langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution dan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih.

Kunjungan Mensos RI ini bertujuan untuk menilai kelayakan kampus tersebut sebagai lokasi pendirian Sekolah Rakyat, program pendidikan unggulan dari Presiden Republik Indonesia. Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, dengan tujuan untuk mengurangi angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Presiden Prabowo memiliki gagasan untuk mendirikan Sekolah Rakyat yang dikhususkan bagi keluarga miskin dan kategori miskin ekstrem, sebagai upaya memuliakan orang miskin dan membangkitkan ‘wong cilik’ menuju Indonesia Emas 2045 dan 100 tahun kita merdeka. Sekolah ini akan mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, bersifat berasrama, dan sepenuhnya dibiayai oleh APBN,” jelas Mensos Saifullah Yusuf.

Mensos menambahkan bahwa Presiden RI menargetkan pendirian minimal satu sekolah di setiap kabupaten/kota, dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa per jenjang. Pada tahun ini, ditargetkan pembangunan sekitar 200 sekolah berdasarkan usulan dari daerah. Proses awal dimulai dengan memanfaatkan aset milik Kemensos, seperti balai, sentra, dan universitas, termasuk dua lokasi di Medan dan Deli Serdang.

“Rekrutmen siswa tidak didasarkan pada prestasi akademik, tetapi berdasarkan status kemiskinan, yang ditentukan melalui data tunggal sosial ekonomi nasional. Sumber data berasal dari Kemensos dan divalidasi oleh BPS, dibagi kedalam desil 1–10, dengan desil 1–2 sebagai kelompok paling miskin,” ujar Mensos.

Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi atas program Sekolah Rakyat dan berharap agar proses pembangunannya dapat segera terealisasi.

“Terima kasih kepada Menteri Sosial, Gus Ipul dan jajaran yang sudah datang meninjau lokasi Sekolah Rakyat. Sebelumya, dari 33 Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Utara, ada 20 yang mengajukan lokasi Sekolah Rakyat. Belum termasuk Kota Tebing Tinggi. Yang lain bukan tidak mau, mungkin lokasinya yang belum ada. Karna memang syarat lokasinya sekitar 5 atau 6 hektar. Dan kami sangat berharap Sekolah Rakyat ini segera rampung dan dapat segera dimulai proses pembelajarannya,” Ujar Gubernur Sumut.

Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyatakan komitmennya untuk mendukung program pendidikan yang dicanangkan untuk masyarakat, khususnya Kota Tebing Tinggi dan siap memperluas lahan Kampus UINSU, yang sebelumnya merupakan aset Pemko Tebing Tinggi, agar memenuhi syarat luas minimal 5-6 hektar untuk pendirian Sekolah Rakyat.

“Sedikit menjelaskan, Kampus UINSU ini sebelumnya merupakan aset Pemko Tebing Tinggi yang kemudian dihibahkan kepada kampus UINSU dan akan menjadi Sekolah Rakyat. Luasnya 2,4 hektar, masih kurang untuk syarat Sekolah Rakyat. Namun kami berkomitmen akan memperluas lahan agar dapat segera dibangun Sekolah Rakyat di Kota Tebing Tinggi,” kata Wali Kota Iman Irdian Saragih.

Sekolah Rakyat ini akan menyediakan pendidikan formal dan pendidikan karakter, serta fasilitas lengkap seperti akomodasi, makanan, alat tulis digital, rumah guru, dan sarana olahraga. Rekrutmen dilakukan secara aktif dan proaktif, termasuk mendatangi rumah-rumah keluarga miskin. Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas dan terintegrasi, serta mendorong pemerintah daerah untuk berperan aktif mendukung implementasinya.

Turut hadir dalam kunjungan ini, Wakil Bupati Serdang Bedagai H. Adlin Tambunan, Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi Sakti Khadaffi Nasution, Kepala OPD Provinsi Sumatera Utara dan Kota Tebing Tinggi, dan jajaran Kementerian Sosial.*


– KlikIndonesia.co –

Klik Terkait

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo
Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Klik Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Klik Terbaru

KPK dalami uang di rumah Plt Gubernur Riau SF Hariyanto terkait dugaan pemerasan proyek PUPR PKPP., penyidik juga telusuri aliran dana. (Sumber Ft: Fb https://web.facebook.com/edi.gustien)

Nasional

KPK Dalami Uang di Rumah Plt Gubernur Riau

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:57 WIB

Kejaksaan Agung mengungkap empat alat bukti untuk menjerat mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025-2026. (CNN Indonesia)

Nasional

Kejagung Ungkap Empat Alat Bukti Menjerat Lodewyk Pusung

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:25 WIB

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB