Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : AI

Ilustrasi : AI

KLIKINDONESIA.CO, PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya menekan kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV). Pemko mengandalkan pencegahan, edukasi, dan pengobatan.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat kasus HIV kumulatif hingga Triwulan I 2026 sekitar 3.700 kasus.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan Pemko telah melakukan skrining HIV. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi virus lebih dini agar penanganan segera dilakukan. Selain itu, langkah ini penting untuk mencegah HIV berkembang menjadi AIDS.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah melakukan pemeriksaan di Jondul untuk pemeriksaan HIV. Kami terus melakukan pemeriksaan,” kata Agung, Jumat (22/5/2026).

Agung menambahkan, Pemko juga melakukan upaya jemput bola kepada kelompok berisiko. Pemko melalui Dinas Kesehatan memberikan edukasi agar penularan dapat dicegah.

“Selama ini orang yang terkena HIV, ada yang aktif mengambil obatnya (ke puskesmas) ada juga yang tidak. Ini kita beri edukasi, kita jemput bola,” jelasnya.

Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedi Sambudi, menyebut pihaknya rutin melakukan skrining di wilayah lokalisasi. Ia mengatakan langkah ini bertujuan memutus mata rantai penularan sekaligus memperluas layanan pengobatan.

“HIV ini kan bisa ditularkan secara langsung melalui hubungan seksual, pemakaian jarum suntik, transfusi darah. Kita akan cek, bina lagi masyarakat berisiko,” paparnya.*[]

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Pekanbaru.go.id

Klik Terkait

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Polresta Pekanbaru Bongkar Peredaran Narkoba di Kampung Dalam
Menteri KLH Dorong Percepatan Pengelolaan Sampah di Riau
Polda Riau Bongkar Sindikat TPPO, Korban Asal NTB Jadi Target
Yadea Hadir di Pekanbaru, Tawarkan Gaya Hidup Efisien dan Promo Menarik

Klik Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:35 WIB

Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:22 WIB

Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi

Klik Terbaru

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB