KLIK INDONESIA. RIAU – Jumlah titik panas di Riau sempat melonjak hingga mencapai 44 titik pada Sabtu (12/9/2026). Puluhan titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.
Hujan kemudian mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau dalam beberapa hari terakhir. Alhasil, guyuran hujan tersebut berhasil meningkatkan kelembapan lahan dan menekan potensi kemunculan api.
Berdasarkan pemantauan terbaru pada Minggu (13/9/2026) hingga pukul 23.00 WIB, titik panas di Riau berkurang drastis menjadi 12 titik. Jumlah ini menunjukkan penurunan sebanyak 32 titik atau sekitar 73 persen dalam kurun sehari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pemantauan sehari sebelumnya. Pada Sabtu (12/9/2026), jumlah hotspot di Riau masih mencapai 44 titik,” ujar Forecaster On Duty, Elisa JS Kedang, Minggu (13/9/2026).
Elisa memaparkan bahwa sisa titik panas kini terdeteksi di Indragiri Hulu sebanyak 11 titik dan Pelalawan satu titik. Sementara itu, total titik panas di kawasan Sumatera masih tercatat tinggi sebanyak 673 titik.
Selain itu, BMKG memprakirakan cuaca Riau secara umum masih didominasi udara kabur hingga berawan. Namun, hujan lokal berintensitas ringan berpotensi turun di wilayah Rokan Hilir dan Kota Dumai.
Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan. Hal ini perlu diantisipasi apabila kondisi cuaca kembali berubah menjadi panas dan kering.*[]
Penulis : Redaksi
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Media Center Riau















