Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 11:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Mendagri Tito Karnavian menerjunkan tim untuk memediasi konflik DPRD Tapteng dengan Bupati Masinton Pasaribu terkait wacana pemakzulan. (CNN Indonesia)

Mendagri Tito Karnavian menerjunkan tim untuk memediasi konflik DPRD Tapteng dengan Bupati Masinton Pasaribu terkait wacana pemakzulan. (CNN Indonesia)

KLIK INDONESIA. MEDAN – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian merespons usul pemakzulan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu oleh DPRD Tapteng. Kemendagri telah menurunkan tim khusus ke lokasi untuk memediasi kedua pihak.

“Sudah ada tim dari Kemendagri yang turun ke sana,” kata Tito di Medan pada Rabu (9/9/2026) malam.

Tito enggan membeberkan detail hasil proses mediasi yang sedang berjalan tersebut. Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta perselisihan ini segera usai. Ia menekankan agar konflik politik tidak mengorbankan kepentingan warga.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mudah-mudahan selesai. Saya inginnya selesai karena yang kasihan masyarakat,” ujar Bobby.

Ia mengingatkan bahwa Tapteng merupakan area terdampak banjir dan longsor. Menurutnya, pemulihan kawasan serta penyaluran bantuan banjir masih tergolong lambat.

Soroti Serapan APBD Rendah

Sebelumnya, lima partai politik menyuarakan wacana pemakzulan terhadap Bupati Masinton. Partai tersebut meliputi NasDem, Golkar, Gerindra, PAN, dan PKB.

Juru bicara lima partai Hazmi Arif Simatupang menilai roda pemerintahan Tapteng tidak berjalan optimal.

“Kami mempertimbangkan untuk mengambil sikap politik melalui DPRD Tapteng sampai pada tingkat pemakzulan,” kata Hazmi.

Ia mengungkapkan bahwa penyerapan APBD Tapteng 2026 hingga Agustus baru menyentuh 30 persen. Kondisi ini dinilai menghambat pelayanan publik dan pelaksanaan pembangunan daerah. Selain itu, lima partai juga memprotes lambatnya penanganan bencana banjir bagi warga.

Gerindra Pilih Mundur

Meski sempat menyuarakan kritik keras, Fraksi Gerindra akhirnya melunakkan sikap. DPC Gerindra Tapteng menyatakan menarik diri dari wacana pemakzulan Bupati Masinton. Pihaknya mengaku kini memilih fokus mengawal penanganan persoalan pemerintahan di Tapanuli Tengah tanpa jalur pemakzulan.*[]

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK
Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu
Menkeu Purbaya Sebut Utang Kereta Cepat Dicicil 80 Tahun
Kemensos Sanksi 1.900 Pegawai Terindikasi Judi Online
Nama Anggota DPR Eva Stevany Masuk Data Desil Bansos
KAI Tambah Kereta dan Kapasitas Imbas Erupsi Anak Krakatau

Klik Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:16 WIB

Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng

Rabu, 9 September 2026 - 21:16 WIB

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Rabu, 9 September 2026 - 20:55 WIB

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK

Rabu, 9 September 2026 - 09:21 WIB

Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu

Selasa, 8 September 2026 - 21:27 WIB

Menkeu Purbaya Sebut Utang Kereta Cepat Dicicil 80 Tahun

Klik Terbaru

Ketua Umum Partai Demokrat AHY mengklarifikasi pidato politiknya yang sempat menyinggung soal pemilu dan batasan kekuasaan presiden. (CNN Indonesia)

Nasional

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:16 WIB

Ilustrasi : Penembakan di Papua Pegunungan (AI)

Nasional

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK

Rabu, 9 Sep 2026 - 20:55 WIB