Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI

Ilustrasi AI

KLIKINDONESIA.CO, RIAU– Cuaca panas ekstrem yang melanda Riau meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla Siak lahan gambut. Meski saat ini nihil titik api, pemerintah daerah meminta masyarakat tetap siaga.

Kepala Pelaksana BPBD Siak, Novendra Kasmara, menegaskan lahan gambut di wilayahnya sangat rentan terbakar saat musim panas berkepanjangan.

“Kami ingatkan kita semua selalu waspada kebakaran lahan. Terutama kampung di Siak yang didominasi ekosistem lahan gambut cukup luas dan langganan karhutla,” kata Novendra, Senin (8/6/2026).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pemetaan BPBD, terdapat 67 kampung dengan hamparan gambut luas. Karena itu, wilayah tersebut masuk kategori rawan tinggi saat curah hujan menurun dan permukaan gambut mengering.

Meski pemantauan satelit hari ini tidak mendeteksi titik api, BPBD tetap menggencarkan patroli dan sosialisasi. Petugas mengedukasi warga tentang bahaya kabut asap dan dampak lingkungan yang ditimbulkan.

“Alhamdulillah, hari ini kita nihil firespot. Kemarin sempat terjadi karhutla di Kecamatan Kandis, namun berkat koordinasi yang baik, lahan yang terbakar bisa segera dipadamkan,” ujarnya.

67 Kampung Masuk Zona Rawan

Sebagai langkah preventif, BPBD menginstruksikan camat dan kepala kampung aktif berpatroli. Selain itu, aparat desa diminta melarang pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Novendra menilai pencegahan di tingkat tapak jauh lebih efektif dibanding pemadaman saat api sudah meluas di bawah permukaan gambut.

“Kami minta semua pihak, jika ditemukan titik api sekecil apa pun, segera lapor ke aparat desa atau kecamatan. Warga juga bisa melapor ke Call Center 112 agar segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sementara itu, BMKG Pekanbaru menyebut cuaca panas dipengaruhi masa peralihan menuju musim kemarau. Minimnya tutupan awan membuat sinar matahari langsung menyentuh permukaan bumi.

BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius. Kondisi panas dan kering tersebut meningkatkan risiko lahan gambut mudah terbakar.

Karena itu, sinergi antara patroli darat BPBD dan kesadaran warga menjadi kunci utama mencegah karhutla Siak lahan gambut saat ini.*[]

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: MC RIAU

Klik Terkait

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Polresta Pekanbaru Bongkar Peredaran Narkoba di Kampung Dalam
Menteri KLH Dorong Percepatan Pengelolaan Sampah di Riau
Polda Riau Bongkar Sindikat TPPO, Korban Asal NTB Jadi Target
Yadea Hadir di Pekanbaru, Tawarkan Gaya Hidup Efisien dan Promo Menarik

Klik Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:35 WIB

Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:22 WIB

Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi

Klik Terbaru

KPK dalami uang di rumah Plt Gubernur Riau SF Hariyanto terkait dugaan pemerasan proyek PUPR PKPP., penyidik juga telusuri aliran dana. (Sumber Ft: Fb https://web.facebook.com/edi.gustien)

Nasional

KPK Dalami Uang di Rumah Plt Gubernur Riau

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:57 WIB

Kejaksaan Agung mengungkap empat alat bukti untuk menjerat mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025-2026. (CNN Indonesia)

Nasional

Kejagung Ungkap Empat Alat Bukti Menjerat Lodewyk Pusung

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:25 WIB

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB