MSF: 70% dari Gaza Genoside Burns Pasien adalah anak -anak

- Redaksi

Minggu, 27 April 2025 - 02:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih dari 70 persen pasien luka bakar parah yang ditangani oleh Médecins sans Frontières (MSF) di Gaza adalah anak -anak, kebanyakan dari mereka di bawah lima tahun.

Sebagai serangan berkelanjutan Israel dan blokade yang memotong pasokan bantuan medis, Gaza terpaksa menanggung penderitaan parah tanpa perawatan yang tepat.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebulan terakhir, MSF mencatat lonjakan pasien Burns di Gaza, dengan rata -rata 100 pasien per hari di Klinik Kota Gaza. Sejak Mei 2024, lebih dari 1.000 operasi dilakukan di Rumah Sakit Nasser, sebagian besar anak -anak.

“Luka bakar yang berat membutuhkan perawatan yang kompleks seperti operasi berulang, perubahan perban harian, fisioterapi, manajemen nyeri, dukungan psikologis, dan lingkungan yang steril. Namun, setelah 50 hari tanpa pasokan masuk, kami mulai kehabisan obat -obatan dasar,” kata MSF.

Setengah dari pasien yang telah menerima perawatan awal tidak kembali ke kontrol lebih lanjut karena kerusakan pada sistem perawatan kesehatan dan akses yang sangat terbatas.

Sejak Desember 2024, tim MSF telah melakukan lebih dari 6.500 perawatan luka bakar di Gaza. Namun, hampir setengah dari pasien tidak kembali ke perawatan lebih lanjut karena akses yang sangat terbatas.

Mengutip Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), MSF mengatakan bahwa lebih dari setengah fasilitas kesehatan yang masih beroperasi berada di daerah yang diperintahkan untuk dievakuasi, membuat layanan medis lebih sulit diakses oleh penduduk.

RakyatPos World

Klik Terkait

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo
Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Klik Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Klik Terbaru

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB