Presiden Pilih Maung, Kurangi Mobil Impor Eselon

- Redaksi

Jumat, 25 April 2025 - 08:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif



Mobil Maung produksi PT Pindad yang bakal dipakai pejabat eseslon I dan para Menteri kabinet Merah Putih.

JAKARTA [KLIKINDONESIA.CO] – Mobil Maung produksi PT Pindad, yang rencananya akan digunakan sebagai kendaraan operasional pejabat eselon satu hingga menteri, diharapkan mampu mendorong efisiensi anggaran pemerintah sekaligus meningkatkan kemandirian industri otomotif nasional.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi ekonomi, penggunaan Maung dapat mengurangi ketergantungan pada mobil impor, sehingga menghemat devisa dan memberi kesempatan bagi produk lokal untuk berkembang. Ini juga akan mendukung lapangan kerja lokal di sektor manufaktur dan mendukung perusahaan-perusahaan dalam negeri. Industri otomotif dalam negeri juga akan terstimulasi, terutama komponen-komponen yang dibuat oleh perusahaan domestik.

Di sisi bisnis, mobil Maung didesain sebagai kendaraan taktis yang kokoh, sesuai untuk berbagai medan dengan performa yang handal. Meski fungsinya mirip dengan beberapa model impor seperti Toyota Fortuner atau Kijang Innova Zenix yang juga diproduksi di dalam negeri, Maung menawarkan kekuatan serta adaptasi yang lebih baik terhadap kebutuhan medan sulit atau operasional di lokasi terpencil, cocok untuk keperluan operasional pemerintahan.

Sementara Toyota-Astra Motor (TAM) sebagai pesaing, melalui produk-produk lokal seperti Fortuner dan Innova Zenix, menawarkan kendaraan dengan basis produksi dalam negeri dan komponen lokal yang signifikan, yang tetap memiliki daya tarik bagi pemerintah. Meski demikian, Maung berpotensi lebih unggul dari segi ketahanan di medan berat dan efisiensi harga.

Dari sudut pandang efisiensi anggaran, Maung dapat memangkas belanja pemerintah yang biasanya dialokasikan untuk kendaraan operasional impor yang lebih mahal. Dengan menggunakan produk dalam negeri, biaya perawatan dan ketersediaan suku cadang juga diharapkan lebih mudah dan hemat.*


– KlikIndonesia.co –

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Kelurahan Tarok Dipo Bantu warga Perbaiki Data Desil
Sekda Bangkep Buka Audiensi Bersama Balai GTK Sulteng
PDAM Luwuk Utara Sponsori Warga dan Santri DDI Sholat Istisqa
Wakil Bupati Bangkep Hadiri Peringatan Harhubnas Di Luwuk
Pemkab Touna Dan BPJS Perluas Jaminan Sosial Pengabdi Desa
Proyek Bozem Tanjungsari Pemicu Kemacetan Parah Di Surabaya Barat
Cagar Biosfer Togean Mendunia Kelestarian Bahari Wajib Dijaga
Sekda Bangkep Buka Lokakarya Pembahasan Pengakuan dan Perlindungan Hukum Adat

Klik Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Kelurahan Tarok Dipo Bantu warga Perbaiki Data Desil

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Sekda Bangkep Buka Audiensi Bersama Balai GTK Sulteng

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:50 WIB

PDAM Luwuk Utara Sponsori Warga dan Santri DDI Sholat Istisqa

Rabu, 30 September 2026 - 15:11 WIB

Pemkab Touna Dan BPJS Perluas Jaminan Sosial Pengabdi Desa

Rabu, 30 September 2026 - 14:51 WIB

Proyek Bozem Tanjungsari Pemicu Kemacetan Parah Di Surabaya Barat

Klik Terbaru

Petugas Kelurahan Tarok Dipo, Bukittinggi, melakukan perbaikan data akibat lonjakan desil kesejahteraan melalui aplikasi SIKS-NG.(ft : Bedainnew)

SUMBAR

Kelurahan Tarok Dipo Bantu warga Perbaiki Data Desil

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:25 WIB

Audiensi Pemkab Bangkep bersama Balai GTK Sulteng. (Pemkab Bangkep)

SULTENG

Sekda Bangkep Buka Audiensi Bersama Balai GTK Sulteng

Kamis, 1 Okt 2026 - 13:34 WIB