Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya, setelah memberikan sosialisasi terkait program nasional MBG bagi masyarakat Kab. Bandung di Adi Futsal, Kabupaten Bandung, pada Rabu, 26/03/2025
Pemerintah melalui Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di Kabupaten Bandung, sekitar 1,2 juta warga diperkirakan akan menjadi penerima manfaat dari program ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya, menyampaikan hal ini saat menyosialisasikan program MBG di Adi Futsal, Kabupaten Bandung, pada Rabu, 26/03. Ia menekankan bahwa program ini menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
“Program ini bertujuan membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. Kita ingin anak-anak kita tumbuh optimal secara fisik dan intelektual,” ujar Asep.
Meskipun belum merata di seluruh kecamatan, Asep menjelaskan bahwa program ini sudah mulai berjalan di beberapa wilayah Kabupaten Bandung. “Di Kabupaten Bandung, program Makan Bergizi Gratis ini sudah berdiri lebih dari sepuluh dapur sehat (SPPG) yang tersebar di beberapa kecamatan. Akan tetapi saya belum mendapatkan informasi pelaksanaan program ini di Kecamatan Pameungpeuk,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa komunikasi intens telah dilakukan antara pemerintah daerah dan BGN untuk mengembangkan program lebih luas lagi.
“Bapak Bupati Bandung terakhir berkonsultasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional perihal pelaksanaan program ini di Kabupaten Bandung, dengan tujuan penerima manfaat sebanyak 1,2 juta dan pembukaan dapur di Kabupaten Bandung sebanyak hampir 361 dapur (SPPG),” jelasnya.
Lebih lanjut, Asep menekankan pentingnya keterlibatan lintas sektor agar program berjalan maksimal. “Program ini tidak bisa hanya dijalankan oleh pemerintah saja. Kita butuh dukungan dari masyarakat, swasta, dan semua pihak agar MBG ini efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menyatakan harapan agar dapur sehat terus bertambah, sehingga cakupan penerima manfaat seperti anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui juga semakin luas. “Semoga kolaborasi dan komunikasi antara pemerintah dengan pelaku usaha segera terlaksana, sehingga dapur sehat dapat segera bertambah jumlahnya. Maka secara otomatis penerima manfaat juga bisa meningkat dan bertambah,” tambahnya.
Program MBG ini menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMK, pendidikan keagamaan, pendidikan khusus, layanan khusus, hingga santri di pesantren, serta balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Presiden Prabowo menargetkan pemberian makan bergizi gratis ini sampai akhir tahun 2025 sebanyak 17–18 juta, dan jumlah tersebut akan terus bertambah sampai dengan 82 juta,” terang Asep.
Menutup pernyataannya, Asep menyampaikan komitmennya sebagai wakil rakyat dari Kabupaten Bandung. “Saya selaku perwakilan masyarakat Kabupaten Bandung di DPR akan senantiasa membawa dan mendorong program-program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat secara langsung untuk terealisasi dan dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (AmH) 
– KlikIndonesia.co –















