Proyek Investasi di PTPN IV Unit Kebun Bah Birong Ulu Diduga Asal Jadi

- Redaksi

Minggu, 27 April 2025 - 00:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Kondisi jalan di PTPN IV Unit Kebun Bah Birong Ulu, Kecamatan Sidamanik, kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, terlihat mengkhawatirkan. Pemerhati publik menyoroti pelaksana proyek.

SIMALUNGUN, SUMUT [KLIKINDONESIA]

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengerjaan proyek peningkatan mutu dan kualitas infrastruktur di PTPN IV Unit Kebun Bah Birong Ulu, Kecamatan Sidamanik, kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, terlihat mengkhawatirkan. Meski baru selesai dikerjakan, cor beton jalan yang menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperlancar akses transportasi warga, sudah terlihat mulai rusak kembali.

Saat melintas di simpang menuju Kebun Bah Birong Ulu, tampak batuan kerikil yang baru saja dikerjakan telah mulai rusak dengan kerikil menonjol di atasnya. Ini menimbulkan dugaan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh pihak vendor terkesan asal jadi.

Yudi, salah satu bagian pengawas Teknik dari pihak Perkebunan PTPN IV Kebun Bah Birong Ulu, yang merupakan proyek menggunakan uang Negara, membenarkan bahwa cor beton yang baru dikerjakan oleh vendor tersebut sudah mulai mengalami kerusakan.

Namun, dia menjelaskan bahwa pengerjaan cor beton tersebut dilakukan dalam tiga tahap, dengan tahap ketiga direncanakan akan dilaksanakan pada tahun ini.

Dari penjelasannya, pengerjaan cor beton yang baru selesai dilakukan, memiliki panjang 538 meter untuk tahap pertama, 360 meter untuk tahap kedua, dengan lebar 5 meter dan ketebalan 25 cm.

Azari Nasution, Pemerhati Kebijakan Publik, menyayangkan lemahnya pengawasan dari pihak perkebunan Bah Birong Ulu dan manajemen PTPN IV Medan terhadap vendor yang mengerjakan proyek tersebut. Dia mengkritik bahwa proyek yang diduga asal jadi ini sudah mengalami kerusakan meskipun baru saja selesai dikerjakan. Nasution menekankan bahwa uang yang digunakan adalah uang negara, bukan milik pribadi, dan harus digunakan dengan baik untuk kepentingan masyarakat.

“Saya menuntut manajemen PTPN IV untuk mengambil tindakan tegas terhadap vendor agar uang negara digunakan dengan benar, bukan hanya dihambur-hamburkan tanpa manfaat yang nyata bagi masyarakat setempat,” tegasnya.

Upaya untuk mengonfirmasi masalah ini kepada Manager Kebun Bah Birong Ulu, Arma Mulia Sirait, tidak membuahkan hasil. Tidak ada jawaban baik melalui telepon seluler maupun pesan WhatsApp pada Senin (1/4/24).*


– KlikIndonesia.co –

Klik Terkait

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo
Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Klik Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Klik Terbaru

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB