Rusia mencabut status teroris Taliban, membuka jalan untuk menormalkan hubungan

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025 - 04:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pemerintah Rusia pada hari Kamis (4/18/2025) mencabut status larangan Taliban, yang selama lebih dari dua dekade telah diklasifikasikan sebagai organisasi teroris. Langkah ini membuka peluang bagi Moskow untuk menormalkan hubungan dengan pemerintah Afghanistan de facto, seperti yang dilaporkan oleh Reuters.

Karena Taliban mengambil alih kekuasaan di Kabul pada Agustus 2021, belum ada satu negara pun yang secara resmi mengakui pemerintahan mereka. Namun demikian, Rusia secara bertahap membangun hubungan dengan kelompok itu.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Vladimir Putin bahkan menyebut Taliban sebagai mitra dalam memerangi terorisme.

Taliban sebelumnya dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Rusia pada tahun 2003. Namun, media pemerintah Rusia melaporkan bahwa Mahkamah Agung telah mencabut larangan tersebut, segera berlaku.

Rusia menilai perlunya membangun kerja sama dengan Taliban, terutama dalam menangani ancaman keamanan dari kelompok -kelompok militan Islam yang beroperasi di sejumlah negara, mulai dari Afghanistan hingga Timur Tengah.

Pada bulan Maret 2024, serangan bersenjata di sebuah gedung konser di pinggiran Moskow menewaskan 145 orang.

Serangan itu diklaim oleh kelompok Daesh (ISIS). Pejabat Amerika Serikat mengatakan bahwa pelakunya sangat dicurigai berasal dari cabang ISIS di Afghanistan, Negara Islam Khorasan (ISIS-K).

Taliban mengaku berusaha memberantas keberadaan ISIS di wilayah Afghanistan.

Sementara itu, menurut sejumlah diplomat Barat, upaya Taliban untuk mendapatkan pengakuan internasional yang luas masih terhambat. Salah satu hambatan utama klaim mereka adalah kebijakan mereka tentang hak -hak perempuan.

RakyatPos World

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Upacara HUTDA Ke-27 Ketua DPRD Bacakan Silsilah Bangkep
Kunker Ke Bangkep Kepala BKN Tekankan Perubahan Pola Pikir
Polres Bangkep Cek Kesiapan Operasi Aman Tinombala 2026
Wabup Serfi Kambey Buka Karnaval TK PAUD Bangkep
Lalai Tertib Administrasi SPPG Liang Bangkep Kena Sanksi BGN
Tarian Balatindak Sambut Kunker Kepala BKN Dan Gubernur Sulteng
Bupati Bangkep Tegaskan Pentingnya Pelindungan Masyarakat Hukum Adat
Perkuat Pembinaan Spiritual Pemda Bangkep Gelar Syiar Islam

Klik Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:08 WIB

Upacara HUTDA Ke-27 Ketua DPRD Bacakan Silsilah Bangkep

Selasa, 3 November 2026 - 17:59 WIB

Kunker Ke Bangkep Kepala BKN Tekankan Perubahan Pola Pikir

Senin, 2 November 2026 - 16:35 WIB

Polres Bangkep Cek Kesiapan Operasi Aman Tinombala 2026

Senin, 2 November 2026 - 15:55 WIB

Wabup Serfi Kambey Buka Karnaval TK PAUD Bangkep

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WIB

Tarian Balatindak Sambut Kunker Kepala BKN Dan Gubernur Sulteng

Klik Terbaru

Ketua DPRD bacakan sejarah Bangkep di upacara HUTDA Ke-27.(ist)

Berita

Upacara HUTDA Ke-27 Ketua DPRD Bacakan Silsilah Bangkep

Selasa, 3 Nov 2026 - 18:08 WIB

Kepala BKN RI Prof Zudan Arif Fakrulloh dorong ASN Bangkep dan Banggai Laut lakukan transformasi pola pikir dan maksimalkan pelayanan digital.

Berita

Kunker Ke Bangkep Kepala BKN Tekankan Perubahan Pola Pikir

Selasa, 3 Nov 2026 - 17:59 WIB

Polres Banggai Kepulauan menggelar apel kesiapan personel dan kelayakan alat penyemprot Karhutla dalam Operasi Aman Tinombala 2026.

Berita

Polres Bangkep Cek Kesiapan Operasi Aman Tinombala 2026

Senin, 2 Nov 2026 - 16:35 WIB

Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey lepas lomba karnaval TK dan PAUD bertema Kreasi, Ceria dan Berbudaya meriahkan HUTDA Bangkep ke-27.

Berita

Wabup Serfi Kambey Buka Karnaval TK PAUD Bangkep

Senin, 2 Nov 2026 - 15:55 WIB