Tim Gabungan Ram Chek Hentikan 93 Pengungsi Rohingya di Terminal Tipe A Kota Langsa

- Redaksi

Kamis, 24 April 2025 - 12:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif



Para pengungsi Rohingya dari kabupaten Bireuen menuju Medan di hentikan di terminal Tipe A kota Langsa, Senin (17/02/2025)

LANGSA, ACEH [KLIK INDONESIA] – Sebanyak 93 pengungsi Rohingya, yang terdiri dari laki-laki dewasa, perempuan dewasa, dan anak-anak, dihentikan oleh Tim Gabungan Ram Chek saat melaksanakan tugas di Terminal Tipe A Kota Langsa. Pengungsi tersebut ditemukan dalam sebuah bus wisata yang dikemudikan oleh Jefrianto Ginting, dengan kernet bernama Rahmat Tarigan. Keduanya tidak membawa identitas resmi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan sopir bus, mereka diminta untuk membawa penumpang dari Kabupaten Bireuen ke Medan dengan tarif Rp 600.000 per orang.

“Kami hanya diperintahkan untuk mengantar penumpang ke Medan dan tidak mengetahui identitas mereka,” ungkap Jefrianto. Dengan total 93 penumpang, bus tersebut menerima biaya sebesar Rp 55.800.000.

Setelah dilakukan penghitungan, jumlah pengungsi terdiri dari 32 laki-laki dewasa, 51 perempuan dewasa, 7 anak laki-laki, dan 3 anak perempuan, dengan total 93 orang. Saat ini, semua pengungsi masih beristirahat di Terminal Tipe A Kota Langsa, menunggu arahan dan petunjuk lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Aceh.

Kristin, staf International Organization for Migration (IOM), saat dikonfirmasi, menyatakan bahwa pihaknya belum mengetahui rencana penempatan pengungsi tersebut.

“Kami masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah setempat mengenai langkah selanjutnya,” ujarnya.

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan mengenai jaringan penyelundupan manusia dan perlindungan terhadap pengungsi Rohingya yang terus menjadi perhatian internasional.

“Kami berharap pemerintah dan organisasi terkait segera mengambil langkah untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan para pengungsi,” tambah Kristin.

Pemerintah setempat diharapkan dapat segera memberikan solusi yang tepat untuk menangani situasi ini, mengingat kondisi pengungsi yang membutuhkan perlindungan dan perhatian khusus. Dengan meningkatnya perhatian internasional terhadap isu pengungsi, langkah-langkah yang cepat dan efektif sangat diperlukan untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi.*


– KlikIndonesia.co –

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Kelurahan Tarok Dipo Bantu warga Perbaiki Data Desil
Sekda Bangkep Buka Audiensi Bersama Balai GTK Sulteng
PDAM Luwuk Utara Sponsori Warga dan Santri DDI Sholat Istisqa
Wakil Bupati Bangkep Hadiri Peringatan Harhubnas Di Luwuk
Pemkab Touna Dan BPJS Perluas Jaminan Sosial Pengabdi Desa
Proyek Bozem Tanjungsari Pemicu Kemacetan Parah Di Surabaya Barat
Cagar Biosfer Togean Mendunia Kelestarian Bahari Wajib Dijaga
Sekda Bangkep Buka Lokakarya Pembahasan Pengakuan dan Perlindungan Hukum Adat

Klik Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Kelurahan Tarok Dipo Bantu warga Perbaiki Data Desil

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Sekda Bangkep Buka Audiensi Bersama Balai GTK Sulteng

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:50 WIB

PDAM Luwuk Utara Sponsori Warga dan Santri DDI Sholat Istisqa

Rabu, 30 September 2026 - 15:11 WIB

Pemkab Touna Dan BPJS Perluas Jaminan Sosial Pengabdi Desa

Rabu, 30 September 2026 - 14:51 WIB

Proyek Bozem Tanjungsari Pemicu Kemacetan Parah Di Surabaya Barat

Klik Terbaru

Petugas Kelurahan Tarok Dipo, Bukittinggi, melakukan perbaikan data akibat lonjakan desil kesejahteraan melalui aplikasi SIKS-NG.(ft : Bedainnew)

SUMBAR

Kelurahan Tarok Dipo Bantu warga Perbaiki Data Desil

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:25 WIB

Audiensi Pemkab Bangkep bersama Balai GTK Sulteng. (Pemkab Bangkep)

SULTENG

Sekda Bangkep Buka Audiensi Bersama Balai GTK Sulteng

Kamis, 1 Okt 2026 - 13:34 WIB