KLIKINDONESIA – Kulit pisang yang selama ini kerap dianggap limbah rumah tangga, ternyata menyimpan manfaat kesehatan yang tidak kalah penting dibanding daging buahnya. Kandungan serat, kalium, dan antioksidan pada bagian ini menjadikannya layak dikonsumsi sebagai sumber nutrisi tambahan.
Ahli gizi terdaftar asal Kanada, Avery Zenker, menegaskan bahwa kulit pisang mengandung nutrisi yang tinggi. “Kulit pisang memiliki lebih banyak serat dan kalium dibandingkan daging buahnya. Ini menjadikannya bahan makanan bergizi yang sering terabaikan,” kata Zenker, dikutip dari Very Well Health.
Senada, profesor nutrisi dari Texas Christian University, Anne VanBeber, menyebut kulit pisang sebagai alternatif sehat yang bisa diolah dalam berbagai menu. “Dengan 3–7 gram serat dan lebih dari 1.000 miligram kalium per 100 gram, kulit pisang memberikan hampir 40 persen kebutuhan harian,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut tujuh manfaat kulit pisang bagi kesehatan tubuh:
- Mendukung kesehatan pencernaan : Kandungan serat larut dan tidak larut membantu melancarkan sistem pencernaan sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.
- Mencegah tekanan darah tinggi : Kalium yang tinggi menjaga keseimbangan cairan tubuh dan menekan risiko hipertensi.
- Menurunkan risiko penyakit kronis : Antioksidan seperti polifenol dan karotenoid melindungi tubuh dari penyakit jantung, diabetes tipe 2, serta kanker.
- Mengontrol kadar kolesterol : Serat dan polifenol mampu mengikat kolesterol di saluran pencernaan sehingga baik untuk kesehatan jantung.
- Membantu mengatur gula darah : Serat pada kulit pisang memperlambat penyerapan karbohidrat, bermanfaat bagi penderita diabetes.
- Meningkatkan suasana hati dan tidur : Triptofan dan magnesium mendukung produksi serotonin serta membantu kualitas tidur.
- Baik untuk kesehatan kulit : Efek antimikroba kulit pisang bisa mengurangi jerawat dan meredakan gatal akibat gigitan serangga.
Para ahli juga membagikan cara mudah mengonsumsi kulit pisang. Mulai dari menambahkannya ke dalam smoothie, membuat teh hangat, mencampurkannya pada adonan kue, hingga mengolahnya menjadi keripik renyah. “Dengan pengolahan tepat, rasa pahit bisa dikurangi tanpa menghilangkan manfaatnya,” tambah VanBeber.
Dengan beragam manfaat ini, kulit pisang tidak lagi pantas dianggap sampah. Justru, ia bisa menjadi tambahan sehat dalam pola makan sehari-hari.*[]
Penulis : REDAKSI
Editor : KLIK INDONESIA
Sumber Berita: CNN Indonesia.com









