Home / News / RIAU

Pekan Budaya Melayu Serumpun Riau 2025 Resmi Ditutup

- Redaksi

Senin, 11 Agustus 2025 - 10:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Panggung Kenduri Riau (Pekan Budaya Melayu) (mcr)

Panggung Kenduri Riau (Pekan Budaya Melayu) (mcr)

PEKANBARU,KLIKINDONESIA – Kenduri Riau 2025 atau Pekan Budaya Melayu Serumpun resmi ditutup pada malam keempat gelaran, Ahad (10/8/2025), di Jalan Sultan Syarif Qasim. Selama empat hari, panggung budaya ini menampilkan lantunan syair, denting musik, dan ragam seni yang menghidupkan warisan Melayu di Bumi Lancang Kuning.

Ribuan warga memadati lokasi hingga malam penutupan, menikmati deretan pertunjukan seni yang memukau. Agenda ini digelar bersempena dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Riau, mengusung tema “Menjaga Tuah Merawat Marwah” sebagai gaung bersama memperkokoh jati diri.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, menegaskan bahwa perayaan ini menjadi bukti budaya Melayu tetap berdenyut. “Pekan Budaya Melayu Serumpun telah berlalu, Riau bukan hanya sebagai tuan rumah, tapi sebagai panggung mahakarya yang memantulkan siapa sejatinya diri kita,” ujarnya saat menutup acara.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi agenda rutin tahunan. “Saya berharap, Pekan Budaya Melayu ini bukan sekadar perayaan, tetapi gerakan kolektif untuk mewariskan khasanah Melayu ke generasi muda,” katanya.

Job juga menjelaskan filosofi tema acara. “Tuah adalah akar yang menopang pohon kehidupan, yang mengarahkan langkah ke arah kebaikan. Marwah adalah benteng terakhir yang dipertahankan hingga titik darah penghabisan. Pekan Budaya Serumpun ini adalah sumpah setia kita merawat tuah di setiap helaan nafas,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa menjaga marwah berarti menjaga kehormatan dan jati diri masyarakat Melayu. “Kita akan berdiri di atas akhlak mulia. Riau akan terus berjaga dengan menjaga marwahnya,” tegasnya.

Menurutnya, warisan budaya harus diwariskan kepada generasi muda agar tetap lestari. “Mereka nantinya yang akan menerangi kegelapan dan membawa Riau berjaya,” tuturnya.

Acara penutupan diakhiri dengan doa bersama, penampilan seni tradisional, dan foto bersama yang menjadi simbol komitmen menjaga tuah dan marwah Melayu di masa depan.*[]

Penulis : REDAKSI

Editor : KLIK INDONESIA

Sumber Berita: MC RIAU

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Rahasia Olah Gamat Berkualitas Nilai Jual Tembus Jutaan
Bupati Rusli Moidady Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Kalumbatan
Diduga Mengantuk Truk Box Shopee Jatuh Ke Sungai
Dukung Wisata Togean Hj Hadra Berikan Voucher Jakarta – Togean
Togean Mendunia, Fasilitas Wisata Harus Siap
Pemda Touna Sambut Usulan ASTINDO Promosikan Wisata Togean
Subsidi Pusat, Pemkab Bangkep Dapatkan Trayek Kapal Rede Tahun 2027
Dibuka Anwar Hafid, 24 Tim Ramaikan Turnamen Berani Cup Poso

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Rahasia Olah Gamat Berkualitas Nilai Jual Tembus Jutaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Bupati Rusli Moidady Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Kalumbatan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Diduga Mengantuk Truk Box Shopee Jatuh Ke Sungai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Dukung Wisata Togean Hj Hadra Berikan Voucher Jakarta – Togean

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Togean Mendunia, Fasilitas Wisata Harus Siap

Klik Terbaru

Proses perburuan teripang/gamat yang benar dan berkualitas. Minggu (18/10/2026) Dok: Awalludin/ Bedainnews.com

KEPRI

Rahasia Olah Gamat Berkualitas Nilai Jual Tembus Jutaan

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:47 WIB

Truk Box Shopee terjun ke sungai di jembatan Manyula. (ist)

Berita

Diduga Mengantuk Truk Box Shopee Jatuh Ke Sungai

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:20 WIB

Ketua Umum DPP Pro Jurnalismedia Siber (PJS), Mahmud Marhaba, bersama Budi Dako saat menyambut Wakil Bupati Tojo Una-Una, Surya Lapasiri, dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Pulau Papan, Desa Malenge, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, tahun 2025 lalu. (ist)

Berita

Togean Mendunia, Fasilitas Wisata Harus Siap

Sabtu, 17 Okt 2026 - 11:35 WIB