Pernyataan Menkeu Soal Demo 17+8 Dikritik, Purbaya Minta Maaf

- Redaksi

Selasa, 9 September 2025 - 20:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang sebelumnya menyebut tuntutan demo 17+8 hanya mewakili sebagian kecil rakyat Indonesia. (cnn Indonesia)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang sebelumnya menyebut tuntutan demo 17+8 hanya mewakili sebagian kecil rakyat Indonesia. (cnn Indonesia)

JAKARTA,KLIKINDONESIA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang sebelumnya menyebut tuntutan demo 17+8 hanya mewakili sebagian kecil rakyat Indonesia. Permintaan maaf itu disampaikan Purbaya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/9/2025).

“Jadi itu maksudnya saya kemarin, kalau kemarin salah ngomong, saya minta maaf,” kata Purbaya.

Ia kemudian mengklarifikasi bahwa aksi turun ke jalan menandakan adanya keresahan luas di masyarakat. “Bukan sebagian kecil. Maksudnya begini, ketika ekonomi agak tertekan, kebanyakan masyarakat yang merasa susah, bukan sebagian kecil ya, mungkin sebagian besar kalau sudah sampai turun ke jalan. Jadi kuncinya di situ,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Purbaya menambahkan, fokus utamanya saat ini adalah pemulihan ekonomi nasional. “Kami sedang bekerja keras untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Pernyataan Purbaya sebelumnya menuai sorotan publik. Saat baru dilantik Presiden Prabowo Subianto menggantikan Sri Mulyani, ia menyebut tuntutan 17+8 hanyalah suara sebagian kecil rakyat.

Adapun 17 tuntutan utama dengan tenggat 5 September 2025 meliputi:

1. Tarik TNI dari pengamanan sipil dan hentikan kriminalisasi demonstran.

2. Bentuk tim investigasi kematian Affan Kurniawan dan korban aksi Agustus.

3. Bekukan kenaikan tunjangan, gaji, dan fasilitas baru anggota DPR.

4. Publikasikan transparansi anggaran negara.

5. Dorong Badan Kehormatan DPR memeriksa anggota bermasalah.

6. Pecat atau beri sanksi kader partai yang tidak etis.

7. Umumkan komitmen partai berpihak pada rakyat.

8. Libatkan kader partai dalam dialog publik.

9. Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan.

10. Hentikan tindakan represif aparat saat mengawal demo.

11. Tangkap dan proses hukum aparat yang melakukan kekerasan.

12. TNI segera kembali ke barak.

13. Pastikan TNI tak ambil alih fungsi Polri.

14. TNI tak boleh masuk ruang sipil saat krisis demokrasi.

15. Pastikan upah layak bagi buruh.

16. Ambil langkah darurat cegah PHK massal.

17. Buka dialog dengan serikat buruh soal outsourcing dan upah murah.

Sementara 8 tuntutan tambahan dengan tenggat 31 Agustus 2026 yakni:

1. Reformasi DPR besar-besaran dengan audit dan syarat ketat.

2. Reformasi partai politik dengan laporan keuangan terbuka.

3. Reformasi perpajakan yang adil.

4. Sahkan RUU Perampasan Aset.

5. Reformasi kepolisian agar profesional dan humanis.

6. TNI kembali ke barak secara penuh.

7. Perkuat Komnas HAM dan lembaga pengawas independen.

8. Tinjau ulang kebijakan ekonomi dan ketenagakerjaan, termasuk evaluasi UU Ciptaker.

Purbaya menegaskan pemerintah tetap mendengar aspirasi rakyat. “Saya ingin menegaskan kembali, suara rakyat penting dan menjadi perhatian serius pemerintah. Kami akan bekerja agar kondisi ekonomi membaik sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” tuturnya.*[]

Penulis : REDAKSI

Editor : REDAKSI

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Bupati Banggai Kepulauan Perjuangkan Pelayanan Kesehatan di Bappenas
Bupati Banggai Kepulauan Bahas Infrastruktur SPAM Bersama Kementerian PU
Komisi 3 DPRD Bone Bolango Minta Pemda Perketat Pengawasan Tambang
Pelatihan PM-KKA Kemendikdasmen Bawa Perubahan Positif di Kelas
Persija Resmi Tunjuk Shin Tae Yong Jadi Pelatih
PDIP Beri Salinan Ijazah Jokowi ke YouTuber Mikhael Sinaga
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Menteri KLH Dorong Percepatan Pengelolaan Sampah di Riau

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

Bupati Banggai Kepulauan Perjuangkan Pelayanan Kesehatan di Bappenas

Kamis, 3 September 2026 - 12:36 WIB

Bupati Banggai Kepulauan Bahas Infrastruktur SPAM Bersama Kementerian PU

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Komisi 3 DPRD Bone Bolango Minta Pemda Perketat Pengawasan Tambang

Senin, 13 Juli 2026 - 14:48 WIB

Pelatihan PM-KKA Kemendikdasmen Bawa Perubahan Positif di Kelas

Senin, 8 Juni 2026 - 20:19 WIB

Persija Resmi Tunjuk Shin Tae Yong Jadi Pelatih

Klik Terbaru

Pemprov Riau memangkas pengurusan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) emas di Kuantan Singingi menjadi empat tahapan mudah via OSS. (Ilustrasi :energyword.co.id)

RIAU

Pemprov Riau Permudah Pengurusan IPR Lewat OSS

Senin, 21 Sep 2026 - 20:14 WIB

Tim penyelam BSG kembali menemukan korban meninggal KM Virgo 8 di Laut Jawa, total temuan mencapai 121 orang, Senin (21/9/26). (CNN Indonesia/ANT)

Nasional

Penyelam Basarnas Temukan Lagi Korban Meninggal KM Virgo 8

Senin, 21 Sep 2026 - 19:38 WIB

SULTENG

DPRD Bangkep Setujui Perubahan APBD 2026 dan Ranperda Desa

Senin, 21 Sep 2026 - 18:42 WIB

: Dewan Pers sebut lima jurnalis yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau sebagai pahlawan pers dan ingatkan keselamatan kerja, Senin (21/9/26). (CNN Indonesia/ANT).

Nasional

Dewan Pers Sebut Jurnalis Hilang Pahlawan Pers

Senin, 21 Sep 2026 - 16:56 WIB