Usai Demo Besar, Menkeu Purbaya Janji Perbaiki Fiskal

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025 - 18:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai aksi demonstrasi besar merupakan akumulasi dari kebijakan fiskal dan moneter yang keliru. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (10/9). (cnn indonesia)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai aksi demonstrasi besar merupakan akumulasi dari kebijakan fiskal dan moneter yang keliru. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (10/9). (cnn indonesia)

JAKARTA,KLIKINDONESIA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai aksi demonstrasi besar yang melanda Indonesia belakangan ini merupakan akumulasi dari kebijakan fiskal dan moneter yang keliru. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (10/9).

“Yang bapak-bapak rasakan adalah demo kemarin terjadi karena tekanan berkepanjangan di ekonomi, akibat kesalahan kebijakan fiskal dan moneter, yang sebetulnya kita kuasai,” ujar Purbaya.

Ia mempertanyakan peran Komisi XI DPR RI serta pemerintah sebelumnya dalam mengatasi persoalan fiskal. Menurutnya, rapat panjang dengan Menkeu sebelumnya, Sri Mulyani, seharusnya sudah bisa menghasilkan solusi.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang jadi pertanyaan saya, di sini Komisi XI rapat dengan menteri keuangan berapa ratus hari dalam setahun, kenapa tidak pernah mempertanyakan itu? Sekarang saya datang ke sini, tiba-tiba pertanyaan banyak sekali, yang seharusnya sudah putus pada waktu itu,” tegasnya.

Meski demikian, Purbaya berjanji segera melakukan perbaikan. “Ke depan yang saya lakukan adalah memperbaiki kesalahan fiskal dan moneter, sebelum mengubah yang lain. Struktural lain kita bisa ubah, tapi quick win-nya di situ. Saya akan balik kondisi yang memburuk karena langkah kita sendiri,” katanya.

Ia menekankan percepatan belanja anggaran sebagai langkah awal. “Sembilan puluh persen perekonomian kita ditopang permintaan domestik. Maka belanja anggaran harus digenjot,” jelasnya.

Purbaya menegaskan dirinya siap melaksanakan mandat Presiden Prabowo Subianto. “Mengelola perekonomian bukan barang baru bagi saya. Presiden tidak salah memilih saya sebagai menteri keuangan,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung krisis moneter 1998 sebagai pelajaran berharga. “Ketika 1997-1998 negara yang mulai diserang adalah Thailand, Korea, dan lain-lain, kenapa yang paling terpuruk kita? Saya pelajari betul apa yang terjadi waktu itu,” ucapnya.

Menurutnya, kebijakan Bank Indonesia kala itu justru memperparah krisis. “Kita melakukan kesalahan fatal. BI menaikkan bunga sampai 60 persen lebih untuk menjaga rupiah, tapi di belakangnya kita mencetak uang, tumbuh 100 persen. Jadi kebijakannya kacau. Kalau kebijakan kacau, yang keluar adalah setan-setan dari kebijakan itu,” bebernya.

Ia menambahkan, bunga tinggi menghancurkan sektor riil, sementara jumlah uang beredar justru menyerang nilai tukar rupiah. “Kita membiayai kehancuran ekonomi kita sendiri tanpa sadar. Bukan karena ekonom waktu itu bodoh, tapi karena kita belum pernah menghadapi situasi seperti itu,” pungkasnya.*[]

Penulis : REDAKSI

Editor : REDAKSI

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Bupati Banggai Kepulauan Perjuangkan Pelayanan Kesehatan di Bappenas
Bupati Banggai Kepulauan Bahas Infrastruktur SPAM Bersama Kementerian PU
Komisi 3 DPRD Bone Bolango Minta Pemda Perketat Pengawasan Tambang
Pelatihan PM-KKA Kemendikdasmen Bawa Perubahan Positif di Kelas
Persija Resmi Tunjuk Shin Tae Yong Jadi Pelatih
PDIP Beri Salinan Ijazah Jokowi ke YouTuber Mikhael Sinaga
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Menteri KLH Dorong Percepatan Pengelolaan Sampah di Riau

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

Bupati Banggai Kepulauan Perjuangkan Pelayanan Kesehatan di Bappenas

Kamis, 3 September 2026 - 12:36 WIB

Bupati Banggai Kepulauan Bahas Infrastruktur SPAM Bersama Kementerian PU

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Komisi 3 DPRD Bone Bolango Minta Pemda Perketat Pengawasan Tambang

Senin, 13 Juli 2026 - 14:48 WIB

Pelatihan PM-KKA Kemendikdasmen Bawa Perubahan Positif di Kelas

Senin, 8 Juni 2026 - 20:19 WIB

Persija Resmi Tunjuk Shin Tae Yong Jadi Pelatih

Klik Terbaru

Pemprov Riau memangkas pengurusan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) emas di Kuantan Singingi menjadi empat tahapan mudah via OSS. (Ilustrasi :energyword.co.id)

RIAU

Pemprov Riau Permudah Pengurusan IPR Lewat OSS

Senin, 21 Sep 2026 - 20:14 WIB

Tim penyelam BSG kembali menemukan korban meninggal KM Virgo 8 di Laut Jawa, total temuan mencapai 121 orang, Senin (21/9/26). (CNN Indonesia/ANT)

Nasional

Penyelam Basarnas Temukan Lagi Korban Meninggal KM Virgo 8

Senin, 21 Sep 2026 - 19:38 WIB

SULTENG

DPRD Bangkep Setujui Perubahan APBD 2026 dan Ranperda Desa

Senin, 21 Sep 2026 - 18:42 WIB