40 Pekerjaan yang Berpotensi Tergantikan AI, Simak Daftarnya

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ilustrasi AI

Ilustrasi AI

KLIKINDONESIA.CO – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang sangat pesat memicu kekhawatiran global. Banyak pihak bertanya-tanya, apakah teknologi ini akan menggantikan peran manusia di dunia kerja?

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Sejumlah riset dan peringatan dari tokoh teknologi terkemuka telah beredar luas. Laju AI yang sangat cepat berpotensi menggeser posisi tenaga kerja manusia.

Peringatan dari “Godfather of AI”

Geoffrey Hinton, ilmuwan yang dijuluki ‘Godfather of AI’, menyebut teknologi ini bisa menggantikan manusia. Ia khawatir dengan perkembangan AI yang makin cepat setiap tahunnya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, Hinton memprediksi teknologi tersebut mulai menggantikan peran manusia di berbagai sektor pada tahun 2026.

“Tahun 2026, kita akan melihat AI memiliki kemampuan nyata menggantikan peran manusia di berbagai sektor,” ujar Hinton dalam dilansir CNN.

Ia menyandingkan perkembangan AI dengan revolusi industri. Menurutnya, kecerdasan manusia kini menjadi kurang relevan di hadapan AI.

Fokus Microsoft pada Profesi Berisiko

Sebuah laporan Microsoft pada tahun 2025 mengungkapkan 40 profesi yang paling terdampak. Laporan itu menyoroti profesi dengan keterkaitan tinggi terhadap kemampuan AI generatif.

Profesi yang paling rentan adalah pekerjaan berbasis ilmu pengetahuan. Bidang seperti matematika, administrasi kantor, dan komputer masuk dalam kategori ini.

Selain itu, bidang penjualan juga berada di daftar teratas. Hal ini terjadi karena bidang tersebut sering melibatkan penyampaian dan penjelasan informasi.

Namun, skor keterkaitan yang tinggi tidak berarti pekerjaan tersebut akan hilang sepenuhnya. Para profesional justru menganggapnya sebagai profesi yang paling berisiko tinggi.

AI Sebagai Pendukung, Bukan Pengganti

Kiran Tomlinson, peneliti senior Microsoft, memberikan penjelasan penting. Menurutnya, teknologi AI mengubah cara kerja, bukan sekadar mengambil alih pekerjaan manusia.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa AI mendukung banyak tugas, terutama riset dan penulisan. Namun, AI tidak sepenuhnya melakukan satu pekerjaan secara mandiri,” ujar Tomlinson.

Ia menekankan pentingnya mempelajari dampak sosial dan ekonomi dari AI. Masyarakat harus lebih memahami bagaimana AI bisa menjadi mitra kerja di masa depan.

Daftar 40 Pekerjaan Terdampak AI:

  1. Penerjemah dan juru bahasa
  2. Sejarawan
  3. Pramugari dan petugas transportasi penumpang
  4. Tenaga penjualan jasa
  5. Penulis dan pengarang
  6. Customer service
  7. Pemrogram alat CNC
  8. Operator telepon
  9. Agen tiket dan petugas perjalanan
  10. Penyiar dan DJ radio
  11. Pegawai pialang saham
  12. Edukator manajemen rumah tangga dan pertanian
  13. Telemarketer
  14. Pramutamu
  15. Ilmuwan politik
  16. Analis berita, reporter, dan jurnalis
  17. Ahli matematika
  18. Penulis teknis
  19. Korektor dan pemeriksa naskah
  20. Host dan hostess
  21. Editor
  22. Dosen bisnis
  23. Spesialis humas
  24. Promotor produk
  25. Agen iklan
  26. Petugas pembuka rekening
  27. Asisten statistik
  28. Kasir
  29. Ilmuwan data
  30. Penasihat keuangan pribadi
  31. Pengelola arsip
  32. Dosen ekonomi
  33. Web developer
  34. Analis manajemen
  35. Geografer
  36. Model
  37. Analis riset pasar
  38. Operator telekomunikasi keamanan publik
  39. Operator sentral telepon
  40. Dosen ilmu perpustakaan (*)

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

7 Kebiasaan Sederhana yang Membuat Hubungan Pasangan Awet Selamanya
Benarkah Ikan Asin Memicu Kolesterol Tinggi? Ini Faktanya
Kecerdasan Buatan dalam Dunia Jurnalistik: Ancaman atau Mitra bagi Wartawan?
Mulai 2027, Uni Eropa Wajibkan Baterai Smartphone Bisa Dilepas Pasang

Klik Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:05 WIB

7 Kebiasaan Sederhana yang Membuat Hubungan Pasangan Awet Selamanya

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:22 WIB

40 Pekerjaan yang Berpotensi Tergantikan AI, Simak Daftarnya

Selasa, 28 April 2026 - 20:58 WIB

Benarkah Ikan Asin Memicu Kolesterol Tinggi? Ini Faktanya

Jumat, 24 April 2026 - 17:00 WIB

Kecerdasan Buatan dalam Dunia Jurnalistik: Ancaman atau Mitra bagi Wartawan?

Kamis, 23 April 2026 - 18:25 WIB

Mulai 2027, Uni Eropa Wajibkan Baterai Smartphone Bisa Dilepas Pasang

Klik Terbaru