KLIKINDONESIA, SALAKAN – DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan dan Pemkab Bangkep sukses menuntaskan pembahasan KUA PPAS 2027. Rapat kerja maraton tersebut berlangsung sejak 28 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Selanjutnya, seluruh proses pembahasan berlokasi di Ruang Rapat Pansus Lantai III DPRD Bangkep. Oleh karena itu, Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah bekerja ekstra keras. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2027. Langkah ini bertujuan agar arah kebijakan pembangunan daerah tersusun secara terukur dan transparan.
Sinergi Antarlembaga Mengawal Kebijakan Anggaran
Dalam forum tersebut, Banggar DPRD melibatkan jajaran organisasi perangkat daerah secara menyeluruh. Pihak eksekutif menghadirkan BPKAD, Bapenda, Bappeda Litbang, Inspektorat, hingga Sekretariat Daerah Bangkep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, setiap perangkat daerah memaparkan rencana kerja serta rincian kebutuhan anggaran. Setiap dinas mempresentasikan proyeksi program prioritas secara detail dan terbuka.
Pimpinan DPRD Bangkep, Arkam Supu, S.Th.I., M.H menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal aspirasi seluruh warga.
“Kami memastikan seluruh program KUA PPAS 2027 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya saat memimpin forum.
Sebab, penganggaran daerah harus berorientasi pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan publik.
Fokus Pembangunan dan Prioritas Perekonomian Daerah
Kemudian, arah pembahasan anggaran mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Nasional tahun 2027. Tema nasional tersebut mendorong akselerasi pertumbuhan berkualitas melalui produktivitas, investasi, dan industri.
Sementara itu, Pemkab Bangkep memfokuskan anggaran pada penguatan daya saing ekonomi daerah.
Oleh sebab itu, pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar secara inklusif dan merata. Program prioritas ini mencakup optimalisasi layanan pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Selain itu, Inspektorat dan BPKAD mengawal tata kelola keuangan agar tetap akuntabel.
“Sinergi erat ini berhasil menghasilkan dokumen KUA PPAS 2027 yang sangat berkualitas,” tambahnya menutupi pembahasan.
Dengan demikian, APBD 2027 mendatang dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.
Hasilnya, keselarasan dokumen perencanaan ini menjadi landasan kokoh untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.*[]
Penulis : Victor Reppie
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co















