KLIK INDONESIA, SALAKAN — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menghadiri peringatan Maulid Nabi 1448 Hijriah di Masjid Nur Hidayah Pemda, Rabu (26/8/2026).
Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah. Momentum ini memperkuat keimanan dan mempererat persaudaraan.
Rusli menegaskan peringatan ini tidak berhenti sebagai seremonial. Menurut dia, maulid menjadi ruang mengingat keteladanan Nabi Muhammad SAW.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial atau mengenang kelahiran Rasulullah SAW,” kata Rusli.
Lebih dari itu, ia menyebut momentum ini sarana meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah. Teladan itu mencakup kepemimpinan, kesabaran, kejujuran, dan kasih sayang.
Rusli menilai Nabi Muhammad SAW memberi teladan membangun kehidupan masyarakat. Landasannya adalah keimanan, persaudaraan, keadilan, dan kepedulian sosial.
Karena itu, ia mengajak warga memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Caranya dengan meningkatkan iman dan takwa serta memperbanyak shalawat. Warga juga diminta memperdalam pemahaman Al-Qur’an dan sunnah.
Menurut Rusli, keteladanan itu makin penting di tengah arus teknologi. Kemajuan membawa manfaat, tetapi juga tantangan sosial.
Ia mengingatkan bahaya pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, ada kekerasan, perjudian, hoaks, dan ujaran kebencian. Semuanya merusak moral dan persatuan masyarakat.
“Rasulullah mengajarkan pentingnya kejujuran, amanah, kesantunan, toleransi, persaudaraan, serta sikap saling menghormati,” ujarnya.
Rusli mengajak orang tua, guru, dan tokoh agama berperan. Seluruh elemen masyarakat memberi pendidikan dan keteladanan bagi generasi penerus.
Rusli menegaskan pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Pembangunan membutuhkan dukungan, partisipasi, dan kebersamaan seluruh masyarakat.
Ia mengajak warga memperkuat ukhuwah Islamiyah, wathaniyah, dan insaniyah. Warga juga menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan mempertahankan gotong royong.
“Semangat Maulid Nabi Muhammad SAW kita jadikan momentum meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat silaturahmi,” kata Rusli.
Dengan begitu, masyarakat yang religius, berakhlak mulia, aman, rukun, dan sejahtera terwujud.
Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain unsur Forkopimda dan sekretaris daerah. Hadir pula staf ahli, asisten Setda, dan Kepala Kantor Kemenag Banggai Kepulauan. Para kepala perangkat daerah, Ketua TP PKK, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan juga datang. Pengurus MUI, Baznas, FKUB, dan LASQI turut serta. Pimpinan MHQ dan Pondok Pesantren Al Fatah hadir bersama lurah, kades, dan imam masjid. Para santriwati ikut memadati Masjid Nur Hidayah.
Di penghujung sambutan, Rusli menyampaikan selamat memperingati Maulid Nabi. Ia berharap momentum ini membawa keberkahan bagi daerah.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, kesehatan, dan keberkahan kepada kita semua,” tutur Rusli.
Doa itu ia panjatkan untuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan daerah tercinta.*[]
Penulis : Victor Reppie
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co















