Medan Terjal Hambat Pemadaman 10 Hektare Karhutla di Betaua Touna

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 22:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kebakaran hutan dan lahan di Desa Betaua Touna capai 10 hektare, medan terjal dan berbatu menghambat pemadaman petugas gabungan. (ft : ist)

Kebakaran hutan dan lahan di Desa Betaua Touna capai 10 hektare, medan terjal dan berbatu menghambat pemadaman petugas gabungan. (ft : ist)

KLIK INDONESIA, TOUNA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menerjang kawasan pertanian Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Hingga Rabu (9/9/2026), api membakar lahan seluas 10 hektare.

Petugas gabungan terus mengendalikan kobaran api di lokasi kejadian. Namun, medan yang terjal dan berbatu menjadi kendala utama pemadaman. Sejumlah titik api sulit dijangkau oleh tim di lapangan. Oleh karena itu, petugas melakukan pemadaman secara bertahap agar api tidak terus meluas.

Tim pemadam terdiri atas personel TNI, Polri, Damkar, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga setempat. Mereka bergotong royong memadamkan titik api yang masih menyala.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa (8/9/2026) pukul 13.15 WITA. Bhabinkamtibmas Desa Betaua Bripka Jabbar Abu menerima laporan warga terkait kepulan asap tebal.

Kapolsek Tojo IPTU I Gusti Lanang Mardika bersama personel langsung bergerak ke lokasi kejadian. Di sana, delapan anggota MPA telah berupaya memadamkan api dengan tangki semprot manual.

Pemadaman berlanjut hingga Rabu pagi setelah api membesar dan bergerak ke arah timur.

“Kami tetap berada di lokasi dan terus melakukan pemantauan. Karena medan sulit, beberapa titik api belum bisa dijangkau sepenuhnya,” kata Kapolsek Tojo IPTU I Gusti Lanang Mardika.

Ia menegaskan tim tidak akan menghentikan pemadaman sebelum api benar-benar padam.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat mengolah lahan pertanian. Warga diminta tidak menggunakan api sembarangan di area yang rawan terbakar.*[]

Penulis : Budi Dako

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klik Indonesia.co

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Wabup Serfi Kambey Salurkan Bantuan PANADA kepada 40 Disabilitas Bangkep
Penemuan Jenazah Lansia di Bangkep, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan
Kesbangpol Bangkep Sosialisasi Moderasi Beragama di SMKN 1 Totikum
Kejari Touna Sidangkan 31 Terdakwa, Kendala Jarak Teratasi Lewat MoU
Gubernur Anwar Hafid Dijadwalkan Gelar Rakor Asta Cita di Pulau Buka Buka Touna
Wabup Serfi Kambey Pimpin Rapat Persiapan Car Free Day Banggai Kepulauan
BPBD Bangkep Salurkan Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan
Dwi Anisa Wakili Sulteng di Pelajar Pelopor Keselamatan Nasional

Klik Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:15 WIB

Wabup Serfi Kambey Salurkan Bantuan PANADA kepada 40 Disabilitas Bangkep

Rabu, 9 September 2026 - 22:18 WIB

Medan Terjal Hambat Pemadaman 10 Hektare Karhutla di Betaua Touna

Rabu, 9 September 2026 - 18:05 WIB

Penemuan Jenazah Lansia di Bangkep, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Rabu, 9 September 2026 - 17:10 WIB

Kesbangpol Bangkep Sosialisasi Moderasi Beragama di SMKN 1 Totikum

Rabu, 9 September 2026 - 14:11 WIB

Kejari Touna Sidangkan 31 Terdakwa, Kendala Jarak Teratasi Lewat MoU

Klik Terbaru

Ketua Umum Partai Demokrat AHY mengklarifikasi pidato politiknya yang sempat menyinggung soal pemilu dan batasan kekuasaan presiden. (CNN Indonesia)

Nasional

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:16 WIB

Ilustrasi : Penembakan di Papua Pegunungan (AI)

Nasional

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK

Rabu, 9 Sep 2026 - 20:55 WIB