Hamas dan Aliansi Perlawanan dari Pernyataan Abbas yang Menurunkan Gaza Warrior

- Redaksi

Jumat, 25 April 2025 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hamas dan Aliansi Perlawanan Palestina sangat mengutuk pernyataan Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang dianggap menghina gerakan perlawanan Palestina. Kritik ini muncul setelah Abbas menggunakan ekspresi yang dianggap merendahkan ketika menyampaikan pidato di sesi ke -32 Dewan Pusat Palestina.

“Presiden Abbas, dalam sebuah pertemuan yang tidak mewakili legitimasi kepemimpinan rakyat Palestina, telah menyebutkan bagian penting dari rakyatnya sendiri dengan masa jabatan,” kata pejabat senior Hamas, Bassem Naim, dalam sebuah pernyataan resmi.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dia berulang kali, mencurigakan, menyalahkan rakyatnya sendiri atas kejahatan dan agresi yang dilakukan oleh penjajah.”

Dalam pidatonya, Abbas menyinggung Hamas terkait dengan konflik yang sedang berlangsung di Gaza. “Prioritas utama saat ini adalah menghentikan perang kehancuran di Gaza. Itu harus dihentikan-keputusan untuk dibunuh setiap hari. Mengapa Anda tidak menyerahkan sandera Amerika? Pasca-anak, biarkan mereka pergi dan menyelesaikan ini. Tutup alasan mereka dan hentikan penderitaan kami,” katanya, sambil mendesak Hamas untuk meletakkan senjata.

Aliansi Perlawanan Palestina merespons dengan kuat oleh pernyataan itu. Mereka mengatakan pernyataan Abbas berisi “penghinaan yang jelas dan berbahaya terhadap kekuatan perlawanan Palestina dan mendorong retorika yang memperdalam perpecahan dan menumbuhkan kebencian di antara orang -orang.”

Aliansi ini juga mempertanyakan legitimasi Dewan Pusat Palestina dalam bentuknya saat ini. “Dewan ini tidak mewakili kehendak sejati rakyat Palestina, apalagi menyuarakan aspirasi mereka. Faktanya, pertemuan ini dimaksudkan untuk mempertahankan kepemimpinan yang telah kehilangan legitimasi karena kebijakan yang gagal yang hampir membatalkan perjuangan Palestina.”

Selain itu, mereka menyatakan bahwa pidato Abbas tidak mencerminkan penderitaan warga Palestina, keduanya di Gaza, Tepi Barat, atau di kamp -kamp pengungsi.

“Pernyataannya tidak mewakili kepentingan bangsa dan perjuangannya. Faktanya, itu menunjukkan keputusan total antara kepemimpinan yang kehilangan legitimasi dan kenyataan yang dihadapi oleh orang -orang setiap hari.”

Menutup pernyataan mereka, Aliansi Perlawanan Palestina menyampaikan pesan langsung ke Abbas, “Jika Anda benar-benar peduli dengan masa depan negara ini, ambil sikap patriotik terakhir yang dapat mengembalikan rasa hormat terhadap persatuan dan lembaga nasional-setelah Anda membantu memperdalam divisi yang ada.”

RakyatPos World

Klik Terkait

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo
Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Klik Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Klik Terbaru

KPK dalami uang di rumah Plt Gubernur Riau SF Hariyanto terkait dugaan pemerasan proyek PUPR PKPP., penyidik juga telusuri aliran dana. (Sumber Ft: Fb https://web.facebook.com/edi.gustien)

Nasional

KPK Dalami Uang di Rumah Plt Gubernur Riau

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:57 WIB

Kejaksaan Agung mengungkap empat alat bukti untuk menjerat mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025-2026. (CNN Indonesia)

Nasional

Kejagung Ungkap Empat Alat Bukti Menjerat Lodewyk Pusung

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:25 WIB

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB