Bulan Ramadhan, Momentum Jihad Lawan Narkoba

- Redaksi

Minggu, 27 April 2025 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tebingtinggi, AKBP Alexander S. Soeki S.SOS

TEBINGTINGGI, SUMUT [KLIKINDONESIA]

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesibukan sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tebingtinggi, AKBP Alexander S. Soeki S.SOS menegaskan pentingnya menjadikan Bulan Suci Ramadhan sebagai momen jihad dalam memerangi peredaran penyalahgunaan narkoba di Kota Tebingtinggi.

“Saat ini, Bulan Suci Ramadhan telah tiba, yang merupakan momen yang penuh berkah. Bulan ini adalah saat di mana pintu ampunan, rahmat, dan kasih sayang dari Allah SWT terbuka lebar,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Bulan Ramadhan bukan hanya tentang berpuasa, tetapi juga tentang menjalankan amalan-amalan lain yang membawa kebaikan, seperti sedekah, itikaf, membaca Alquran, menjalankan solat tarawih, dan menghindari segala perbuatan yang dilarang.

“Bulan Ramadhan mengajarkan kita untuk menjauhi segala kegiatan yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain, termasuk penggunaan narkoba. Penggunaan narkoba bukan hanya merusak akal sehat kita, tetapi juga membahayakan keselamatan orang di sekitar kita,” tegas AKBP Alexander.

Dalam pandangan AKBP Alexander, narkoba bukanlah solusi atas segala persoalan dalam hidup manusia. Sebaliknya, narkoba adalah musuh yang harus diperangi dengan keras. Oleh karena itu, momentum Bulan Ramadhan seharusnya dimanfaatkan untuk berjihad dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.

“Bahaya narkoba mengancam seluruh aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, kita semua harus bersatu untuk memerangi penyalahgunaan narkoba dengan segala cara yang kita bisa,” katanya.

Menurut AKBP Alexander, peran semua elemen masyarakat sangatlah penting dalam memerangi narkoba. Setiap individu harus saling menjaga dan mengontrol satu sama lain, sehingga tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba.

“Di Bulan Suci ini, mari kita semua memperkokoh nilai-nilai kebaikan dalam agama, moralitas masyarakat, dan budi pekerti sebagai insan yang beradab,” pungkasnya.*


– KlikIndonesia.co –

Klik Terkait

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo
Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Klik Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Klik Terbaru

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB