MUI: Paus adalah singkatan dari Gaza, unsur -unsur beragama harus bersatu untuk menghentikan Israel

- Redaksi

Senin, 21 April 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Ulama Indonesia (MUI) di bidang hubungan luar negeri dan kerja sama internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menyatakan belasungkawa mendalam atas kematian Paus Francis, sambil menyoroti peran pentingnya sebagai pembela nilai -nilai manusia di tengah -tengah gejolak politik global, termasuk tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza.

“Pembelaannya terhadap kemanusiaan sangat tinggi agar tidak robek dan dihancurkan dan dihancurkan oleh tindakan dan kebijakan politik jahat seperti yang terjadi di Gaza kali ini,” kata Sudarnoto dalam pernyataannya pada pernyataannya kepada Gazamedia.net.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudarnoto mengatakan semua kekuatan agama yang berbeda harus dapat secara bersama -sama membela kemanusiaan dan memperkuat persaudaraan kemanusiaan (Persaudaraan manusia). Dasar teologis harus diperkuat untuk misi Persaudaraan manusia Ini.

“Paus mendalam khusus terkait dengan penghancuran Gaza, tuntutannya untuk menghentikan genosida, gagasannya tentang perdamaian dunia, dan keinginannya yang tinggi untuk persaudaraan manusia sejalan dengan sikap MUI,” Sudarnoto menjelaskan.

Setelah kematian Paus, lanjutan Sudarnoto, tantangan kepemimpinan agama bagi perdamaian dunia semakin kuat. Karena itu, pertemuan, dialog, dan kerja sama silang di masa depan harus lebih kokoh dan produktif.

“Sudah waktunya bagi semua elemen masyarakat antaragama untuk terus melanjutkan langkah -langkah Paus menghentikan kejahatan Israel, didorong untuk menarik tentara Israel dari Gaza, dan mendorong realisasi kemerdekaan Palestina,” pungkasnya.

RakyatPos World

Klik Terkait

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo
Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Klik Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Klik Terbaru

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB