Tentara Israel telah membunuh 212 jurnalis di Gaza sejak Genosida

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Militer Israel telah menewaskan 212 jurnalis Palestina di Jalur Gaza sejak dimulainya Perang Genosida pada Oktober 2023, menurut laporan Badan Anadolu.

Dalam sebuah pernyataan, kantor media pemerintah yang berbasis di Gaza melaporkan bahwa jumlah jurnalis yang tewas di Gaza telah mencapai 212. Korban terakhir adalah jurnalis Saeed Abu Hassanein, yang meninggal karena luka yang dideritanya di serangan udara Israel sebelumnya di Khan Yunis, Gaza Selatan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu mencatat bahwa Abu Hassanein adalah seorang jurnalis yang bekerja di radio lokal Al-Aqsa.

Pernyataan itu dengan tegas mengutuk penargetan sistematis jurnalis oleh Israel, dan mendesak federasi jurnalis internasional, Asosiasi Jurnalis Arab, dan semua organisasi pers di seluruh dunia untuk mengkritik kejahatan Israel dan mengajukan tuntutan terhadap mereka di pengadilan internasional.

Militer Israel melanjutkan serangannya terhadap Gaza pada 18 Maret, menghancurkan gencatan senjata yang disepakati pada 19 Januari dan sebuah perjanjian tentang pertukaran tahanan.

Sejak Oktober 2023, Israel telah menewaskan lebih dari 51.400 warga Palestina di wilayah ini, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak -anak.

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan November lalu terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant dengan tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di pengadilan internasional yang terkait dengan perang yang terjadi di wilayah Gaza.

RakyatPos World

Klik Terkait

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo
Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Klik Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Klik Terbaru

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB