Papua Memanggil, Warga Desak Menteri HAM Bertindak

- Redaksi

Selasa, 3 Juni 2025 - 15:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Puluhan warga Papua menggelar demonstrasi di Kantor Kemenham di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (3/6) siang.(Cnn Indonesia)

Puluhan warga Papua menggelar demonstrasi di Kantor Kemenham di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (3/6) siang.(Cnn Indonesia)

KLIK INDONESIA – Puluhan warga Papua menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Hak Asasi Manusia, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa siang (3/6). Mereka mendesak bertemu langsung dengan Menteri HAM Natalius Pigai untuk menyampaikan keresahan atas pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.

“Kami datang membawa suara dari tanah Papua. Pelanggaran HAM terjadi di mana-mana, ibu-ibu dibunuh, warga hidup dalam ketakutan,” ujar salah satu peserta aksi dalam orasinya.

Hingga berita ini ditulis, para pengunjuk rasa masih menyampaikan tuntutan secara terbuka. Beberapa pejabat Kementerian HAM menemui massa, namun mereka menolak bertemu perwakilan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak ingin diwakili. Kami ingin Natalius Pigai berdiri di depan kami dan mendengarkan langsung,” tegas salah satu orator.

Aksi ini berlangsung damai dan dipantau oleh aparat kepolisian. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat, tetapi belum sampai dilakukan penutupan jalan.

Demonstrasi ini dipicu salah satunya oleh dugaan pelanggaran HAM di Kampung Jaindapa, Distrik Sugapa, Intan Jaya. Kepala Sekretariat Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, menyebut seorang perempuan bernama Hetina Mirip ditemukan tewas diduga akibat operasi militer.

“Jenazah ditemukan sembilan hari kemudian dalam kondisi dikubur tidak layak. Sebagian tubuhnya bahkan tidak tertutup tanah,” ungkap Frits, Senin (26/5).

Sementara itu, Mabes TNI membantah tuduhan tersebut dan menyatakan korban adalah bagian dari kelompok bersenjata OPM.(*)

Penulis : REDAKSI

Editor : MAHMUD MARHABA

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda
Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi
Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng
AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK
Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu
Menkeu Purbaya Sebut Utang Kereta Cepat Dicicil 80 Tahun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:16 WIB

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIB

Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi

Kamis, 10 September 2026 - 13:16 WIB

Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng

Rabu, 9 September 2026 - 21:16 WIB

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Rabu, 9 September 2026 - 20:55 WIB

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB