KPK Periksa Yaqut Terkait Pembagian Kuota Haji 2024 

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 11:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat memenuhi panggilan KPK terkait dugaan korupsi kuota haji khusus Kamis (7/8/25) lalu. (ANT)

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat memenuhi panggilan KPK terkait dugaan korupsi kuota haji khusus Kamis (7/8/25) lalu. (ANT)

JAKARTA,KLIKINDONESIA – Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memenuhi panggilan penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi kuota haji khusus. Yaqut tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (7/8/2025) pukul 09.31 WIB sambil membawa sebuah map berwarna biru.

“Saya hanya bawa SK sebagai menteri,” ujar Yaqut singkat sebelum memasuki gedung.

Kedatangannya merupakan bagian dari penyelidikan KPK atas kasus dugaan penyimpangan pembagian kuota haji khusus, yang disebut tidak sesuai dengan regulasi. Sebelumnya, pada 20 Juni 2025, KPK menyatakan telah memanggil sejumlah pihak, termasuk Ustad Khalid Basalamah dan Kepala BPKH Fadlul Imansyah.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut bahwa indikasi penyimpangan tidak hanya terjadi pada 2024. “Kasus dugaan ini tidak berdiri sendiri pada satu tahun, tapi juga terjadi sebelumnya,” tegas Setyo.

Pansus Angket Haji DPR RI sebelumnya menemukan kejanggalan dalam pembagian kuota tambahan 20.000 jemaah yang diberikan Arab Saudi. Kementerian Agama kala itu membagi kuota secara merata, 50:50 antara haji reguler dan haji khusus. Padahal, Pasal 64 UU Nomor 8 Tahun 2019 mengatur bahwa kuota haji khusus seharusnya hanya delapan persen.*[]

Penulis : REDAKSI

Editor : KLIK INDONESIA

Sumber Berita: Antaranews.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda
Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi
Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng
AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK
Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu
Menkeu Purbaya Sebut Utang Kereta Cepat Dicicil 80 Tahun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:16 WIB

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIB

Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi

Kamis, 10 September 2026 - 13:16 WIB

Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng

Rabu, 9 September 2026 - 21:16 WIB

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Rabu, 9 September 2026 - 20:55 WIB

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB