Partai Diminta MKD Tegas Sikapi Kader DPR Kontroversial

- Redaksi

Minggu, 31 Agustus 2025 - 14:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif


Ilustrasi, tujuh Fraksi DPR sepakat evaluasi tunjangan (cnn indonesia)

Ilustrasi, tujuh Fraksi DPR sepakat evaluasi tunjangan (cnn indonesia)

JAKARTA,KLIKINDONESIA – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI meminta para ketua umum partai politik segera bersikap tegas terhadap kader mereka yang menuai kontroversi di parlemen. Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, menegaskan penonaktifan harus dilakukan tanpa menunda.

“MKD meminta kepada partai politik tersebut yang anggotanya viral untuk segera menonaktifkan anggota tersebut di DPR. Sesegera mungkin,” ujarnya kepada wartawan, Ahad (31/8).

Menurut Nazaruddin, sejumlah anggota DPR yang mendapat sorotan publik seperti Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Nafa Urbach, Eko Patrio, hingga Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir telah melanggar etika. “Melanggar etika, yang pertama ngomong tolol, itu melanggar etik,” katanya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menilai aksi joget di ruang DPR menambah kekecewaan masyarakat. “Yang kedua joget-joget di DPR itu juga melanggar etik. Di saat rakyat lagi susah, enggak ada di DPR untuk joget. Enggak ada itu yang kayak gitu. Akan saya tertibkan semua mereka,” tegasnya.

Sejauh ini, MKD telah meminta Partai Golkar, NasDem, dan PAN segera menonaktifkan kader yang terlibat polemik. “Sama (NasDem). Kami minta PAN maupun Golkar Adis Kadir. Yang joget-joget itu ya kita ini kan, terutama sesuai dengan tuntutan masyarakat. Uya Kuya, Eko, terus Sahroni, Nafa Urbach,” jelasnya.

Partai NasDem tercatat sudah menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach. Namun, di partai lain masih ada sejumlah nama yang dinilai memberi pernyataan kontroversial terkait polemik tunjangan DPR.*[]

Penulis : REDAKSI

Editor : KLIK INDONESIA

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS
Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda
Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi
Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng
AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK
Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:30 WIB

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS

Kamis, 10 September 2026 - 17:16 WIB

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIB

Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi

Kamis, 10 September 2026 - 13:16 WIB

Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng

Rabu, 9 September 2026 - 21:16 WIB

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB