Terobosan HMTN-MP di Sukabumi: Sinergi Petani, Koperasi, dan TNI Wujudkan Kemandirian Pangan Nasional

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 21:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

 Suasana penanaman perdana jagung hibrida yang didukung oleh HMTN-MP di desa Cisande kecamatan Cicantayan kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (24/05/2025).

Suasana penanaman perdana jagung hibrida yang didukung oleh HMTN-MP di desa Cisande kecamatan Cicantayan kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (24/05/2025).

SUKABUMI,KLIKINDONESIA – Upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional mendapat dorongan baru melalui penanaman perdana jagung hibrida oleh Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN-MP). Kegiatan yang berlangsung Ahad (24/8/2025) di Kampung Bantarkaret Tonggoh, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, itu diapresiasi langsung oleh Pangdam III Siliwangi melalui Dandim 0677 Kota Sukabumi, Letkol CZI Indra Gunawan.

Penanaman di lahan seluas 1 hektare ini menjadi langkah awal program ketahanan pangan yang digagas HMTN-MP bekerja sama dengan Koperasi Produsen Harapan Tani (Kophat) Sukabumi Raya. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus DPP HMTN-MP, pengurus DPW dan DPD, Ketua Kophat Sukabumi Raya, serta Ketua Koperasi Merah Putih.

Ketua Kophat Sukabumi Raya, Azan Sujana, menyampaikan antusiasmenya terhadap sinergi ini. Menurutnya, kolaborasi antara petani, koperasi, dan organisasi nasional seperti HMTN-MP akan mempercepat peningkatan produksi jagung di daerah.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap lahan yang ditanami ke depan bisa bertambah luas sehingga produksi jagung dapat menopang ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Koperasi Merah Putih, Yogi, yang memaparkan bahwa koperasi telah menyiapkan 6 kuintal bibit jagung lengkap dengan pupuk. Penanaman direncanakan meliputi 50 hektare lahan di berbagai kecamatan, termasuk Ciambar, Warung Kiara, Cikidang, Suka Raja, Cipedas, dan Cicantayan.

“Program unggulan ini kami harapkan menjadi jalan perbaikan ekonomi petani melalui pertanian jagung yang lebih produktif,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP HMTN-MP, Asril Naskah, memaparkan empat fokus utama program organisasi.
Pertama, pengembangan pertanian organik yang dinilai memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus menyehatkan masyarakat.

“Beras organik misalnya, harganya jauh di atas beras yang diproduksi menggunakan pupuk kimia. Ini peluang besar bagi petani,” ungkapnya.

Kedua, HMTN-MP berkomitmen melakukan pembinaan terstruktur bagi petani padi dan jagung agar produktivitas meningkat secara berkelanjutan.

“Kami akan mengarahkan proses hilirisasi. Jagung bukan hanya untuk pakan atau konsumsi, tapi bongkol hingga batang bisa diolah menjadi briket bahan bakar,” tegas Asril.

Ketiga, penerapan teknologi pertanian modern akan digalakkan untuk memperkuat daya saing petani. Menurut Asril, teknologi tepat guna akan meningkatkan efisiensi produksi sekaligus membuka peluang ekspor untuk komoditas seperti padi dan jagung organik.

Keempat, HMTN-MP akan terus mengedukasi petani agar memiliki kapasitas lebih baik dalam mengelola pertanian modern.

“Kami ingin lahir petani-petani hebat yang tidak hanya mandiri tapi juga mampu menggerakkan ekonomi desa,” ujarnya.

Dandim 0677 Kota Sukabumi, Letkol CZI Indra Gunawan, yang mewakili Pangdam III Siliwangi, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program prioritas Presiden RI. Ia mengapresiasi langkah HMTN-MP yang dinilai sejalan dengan visi pemerintah.

“Satgas Kedaulatan Pangan akan terus memonitor agar program ini berjalan efektif hingga ke tingkat bawah,” ujarnya.

Ia berharap inisiatif ini memacu semangat petani di Sukabumi untuk terus meningkatkan produksi pangan.
“Kami siap memberi dukungan penuh, termasuk akses ke Koramil dan Babinsa jika petani mengalami kendala di lapangan,” tambahnya.*[]

Penulis : REDAKSI

Editor : MAHMUD MARHABA

Sumber Berita: KLIK INDONESIA

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS
Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda
Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi
Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng
AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK
Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:30 WIB

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS

Kamis, 10 September 2026 - 17:16 WIB

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIB

Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi

Kamis, 10 September 2026 - 13:16 WIB

Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng

Rabu, 9 September 2026 - 21:16 WIB

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB