Resmi Pakai Rompi Oranye, Eks Menag Yaqut Ditahan KPK Kasus Kuota Haji

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas. (CNN Indonesia/ANT)

Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas. (CNN Indonesia/ANT)

JAKARTA, KLIKINDONESIA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. Penahanan dilakukan usai pemeriksaan maraton terkait dugaan korupsi kuota haji tambahan, Kamis (12/3/2026).

Yaqut keluar dari Gedung Merah Putih KPK dengan tangan terborgol. Ia mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK. Petugas dan aparat kepolisian mengawalnya ketat menuju mobil tahanan.

Meski demikian, Yaqut tetap membela diri. Ia bersikeras tidak menikmati uang haram dari kasus yang menjeratnya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tidak pernah menerima sepeser pun. Semua kebijakan ini semata-mata untuk keselamatan jemaah,” tegas Yaqut sebelum masuk mobil tahanan.

KPK menahan Yaqut untuk 20 hari pertama guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Teriakan “KPK Zalim”

Suasana di halaman gedung sempat memanas. Anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) tampak hadir mengawal proses tersebut. Mereka meyakini sang mantan Ketua Umum GP Ansor itu menjadi korban kriminalisasi kebijakan.

“KPK zalim! KPK zalim!” seru massa berulang-ulang.

Sebelumnya, Yaqut tiba di markas KPK sekitar pukul 13.00 WIB mengenakan jaket krem dan peci hitam. Ini merupakan pemeriksaan perdananya setelah hakim menolak gugatan praperadilan yang ia ajukan.

“Ini kesempatan saya memberikan keterangan,” ujarnya singkat saat tiba siang tadi. (*)

Penulis : REDAKSI

Editor : REDAKSI

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda
Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi
Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng
AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK
Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu
Menkeu Purbaya Sebut Utang Kereta Cepat Dicicil 80 Tahun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:16 WIB

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIB

Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi

Kamis, 10 September 2026 - 13:16 WIB

Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng

Rabu, 9 September 2026 - 21:16 WIB

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Rabu, 9 September 2026 - 20:55 WIB

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB