Dinkes Makassar Turunkan Tim Pantau Warga Viral Minum Oli

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 11:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ilustrasi

Ilustrasi

MAKASSAR, KLIKINDONESIA.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar mengerahkan tim untuk mencari dan memantau warga yang viral setelah minum oli kendaraan. Peristiwa itu terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Makassar, Nursaidah Sirajuddin, mengatakan tim homecare akan turun ke lapangan. “Nanti tim homecare turun lihat,” kata Nursaidah, Rabu (8/4).

Dinkes Minta Nakes Puskesmas Ikut Memantau

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain tim homecare, Dinkes juga menggerakkan tenaga kesehatan puskesmas. Nursaidah menyebut pihaknya sudah menyampaikan instruksi tersebut kepada seluruh kepala puskesmas.

“Saya sudah teruskan ke kepala puskesmas untuk dipantau,” ujarnya. Karena itu, nakes diminta memantau kondisi warga yang muncul dalam video viral.

MUI Sulsel: Minum Oli Haram dan Berbahaya

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan merespons video viral tersebut. Video itu memperlihatkan sejumlah pemuda dan orang tua berpakaian muslim minum oli. Mereka meminum oli dari kemasan, lalu membagikannya bergilir.

Sekretaris MUI Sulawesi Selatan, Prof Muammar Bakry, menilai tindakan itu berbahaya. Ia juga menyebut hukumnya haram. “Oli itu bukan minuman manusia,” kata Muammar di Makassar, Selasa (7/4).

Muammar menjelaskan oli merupakan bahan untuk kendaraan. Karena itu, ia menilai konsumsi oli bisa merusak kesehatan. Bahkan, dampaknya bisa muncul dalam jangka panjang.

Selain itu, Muammar mengingatkan efek viral bisa memicu aksi tiruan. Ia menilai anggapan oli dapat meningkatkan stamina juga keliru. “Kalau ditonton, kemudian diikuti orang, ini berbahaya,” ujarnya.(*)

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS
Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda
Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi
Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng
AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK
Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:30 WIB

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS

Kamis, 10 September 2026 - 17:16 WIB

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIB

Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi

Kamis, 10 September 2026 - 13:16 WIB

Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng

Rabu, 9 September 2026 - 21:16 WIB

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB