Intel Polda DIY Masuk Kampus UMY, Rektorat Buka Suara

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ilustrasi. Intel polisi masuk kampus UMY. (Cnn indonesia/iStockphoto)

Ilustrasi. Intel polisi masuk kampus UMY. (Cnn indonesia/iStockphoto)

KLIKINDONESIA.CO, YOGYAKARTA – Pihak Rektorat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akhirnya angkat bicara soal insiden Intel Polda DIY masuk kampus UMY. Peristiwa itu terjadi saat mahasiswa baru saja selesai berdemonstrasi, Rabu (17/6) kemarin.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UMY Zuly Qodir tidak menyangkal peristiwa tersebut. Menurutnya, seorang anggota Intel Polda DIY memasuki area kampus pada sore hari. Saat itu, rombongan mahasiswa baru kembali dari aksi unjuk rasa di Titik Nol Kilometer, Kota Yogyakarta.

Selain itu, Zuly mengakui keberadaan anggota intel itu sempat menjadi perhatian mahasiswa di lokasi.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menekankan kepada mahasiswa bahwa berdialog jauh lebih penting daripada menggunakan kekuatan fisik. Menggunakan akal sehat dan kejernihan pikiran adalah cara terbaik untuk menyelesaikan persoalan,” kata Zuly dalam keterangannya, Kamis (18/6).

Kronologi Aksi Mahasiswa UMY

Selanjutnya, Zuly merinci kronologi peristiwa dari awal. Menurutnya, aksi mahasiswa di Titik Nol Km dimulai sekitar pukul 13.30 WIB. Pihak universitas sebelumnya memberikan izin aksi dengan sejumlah ketentuan.

Ketentuan tersebut antara lain penggunaan jas almamater dan penyampaian aspirasi secara tertib. Selain itu, panitia juga wajib mendata peserta secara menyeluruh demi memastikan keamanan kegiatan.

Aksi pun berlangsung tertib sebagai ruang penyampaian aspirasi mahasiswa. Mereka menyoroti berbagai isu sosial dan kebangsaan yang sedang berkembang. Setelah itu, rombongan mahasiswa kembali ke kampus sekitar pukul 17.30 WIB.

Situasi Berkembang di Lingkungan Kampus

Namun, situasi kemudian berkembang ketika seorang pria berpakaian sipil terlihat di area kampus. Mahasiswa di lokasi langsung mempertanyakan identitas dan maksud kehadirannya. Pria itu kemudian diketahui sebagai anggota Intel Polda DIY.

Selanjutnya, mahasiswa membawa pria tersebut ke lingkungan Gedung Rektorat untuk klarifikasi. Setelah mengetahui situasi itu, pimpinan universitas segera melakukan mediasi. Langkah itu bertujuan memastikan proses penyelesaian berlangsung damai dan menghindari potensi gesekan.

“Kami mengingatkan mahasiswa bahwa segala bentuk tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan. Kampus harus menjadi ruang yang menjunjung tinggi dialog, etika, dan penyelesaian masalah secara damai,” ujar Zuly.

Melalui komunikasi terbuka antara mahasiswa, kampus, dan polisi, anggota intelijen itu akhirnya menjelaskan identitas serta tujuannya. Selain itu, Polda DIY juga memberikan klarifikasi resmi terkait peristiwa tersebut. Polda DIY kemudian menjemput anggotanya dari kampus.

Situasi dinyatakan kondusif sekitar pukul 20.00 WIB. Dengan demikian, seluruh pihak satu suara menyelesaikan persoalan secara damai tanpa kekerasan.

Kemitraan UMY dan Kepolisian

Zuly menegaskan, UMY dan kepolisian selama ini memiliki hubungan kemitraan yang baik. Kemitraan tersebut terjalin dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Meskipun demikian, koordinasi dan komunikasi yang tepat tetap penting dalam setiap aktivitas di lingkungan kampus.

Ia juga melihat peristiwa ini menjadi pelajaran bersama tentang pentingnya dialog. Selain itu, semua pihak perlu saling menghormati kewenangan masing-masing. Dengan begitu, kampus tetap menjadi ruang akademik yang aman dan kondusif.

“Kami mengapresiasi kedewasaan mahasiswa dalam menyikapi situasi ini. Semua pihak akhirnya memilih jalan dialog sehingga persoalan dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan konflik yang lebih besar,” pungkasnya.

Penjelasan Polda DIY

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan sebelumnya juga sudah memberikan penjelasan. Menurutnya, anggota intel tersebut terlibat dalam surat perintah pelayanan penyampaian pendapat di muka umum pada Rabu.

Selain itu, keberadaan anggota itu di lokasi merupakan bagian dari penugasan pemantauan. Tujuannya untuk memastikan peserta aksi kembali ke kampus dengan aman dan selamat.

“Anggota yang berada di lokasi, baik berpakaian dinas maupun tertutup, merupakan bagian dari pelayanan untuk mengawal peserta aksi kembali ke kampus dalam keadaan aman dan selamat,” jelas Ihsan dalam keterangannya, Rabu (17/6) malam.

Ihsan menyebut sempat terjadi kesalahpahaman pada peristiwa tersebut. Namun, persoalan itu kini sudah selesai secara humanis melalui komunikasi dengan rektorat dan mahasiswa.

“Situasi saat ini kondusif. Kami mengucapkan terima kasih kepada rektorat dan mahasiswa atas komunikasi serta koordinasi yang terjalin sangat baik. Dengan demikian, kesalahpahaman ini dapat terselesaikan dan anggota kami telah kembali ke Polda,” ungkap Ihsan. *[]

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS
Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda
Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi
Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng
AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK
Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu

Klik Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:30 WIB

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS

Kamis, 10 September 2026 - 17:16 WIB

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIB

Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi

Kamis, 10 September 2026 - 13:16 WIB

Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng

Rabu, 9 September 2026 - 21:16 WIB

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB