Polda Jabar Bentuk Timsus Buru Penyiksa Perempuan Bandung

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Wajah Taufik Hidayat pelaku penyekapan wanita di Bandung yang saat ini sedang diburu polisi. (CNN Indonesia/ Detikcom)

Wajah Taufik Hidayat pelaku penyekapan wanita di Bandung yang saat ini sedang diburu polisi. (CNN Indonesia/ Detikcom)

KLIKINDONESIA.CO, JAKARTA – Polda Jawa Barat membentuk tim khusus untuk memburu Taufik Hidayat (30), terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap teman dekatnya, YTR (29), selama sekitar tiga tahun di Bandung.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menyampaikan hal itu saat menjenguk korban di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Selasa (23/6/2026). Ia mengatakan tim khusus tersebut terdiri dari gabungan petugas Direktorat Reserse Narkoba, Siber, Kriminal Khusus, dan Kriminal Umum.

Menurut Rudi, penyidik juga telah mengantongi data perusahaan tempat Taufik Hidayat pernah bekerja sebagai penagih utang atau debt collector. Polisi sudah meminta keterangan dari pihak perusahaan untuk membantu melacak keberadaan terduga pelaku.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rudi menambahkan Polda Jabar juga telah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap Taufik. Ia meminta bantuan masyarakat jika melihat atau mengetahui informasi terkait keberadaan yang bersangkutan.

“Kita sudah menerbitkan daftar pencarian orang. Terkait ini kami mengharapkan bantuan dari masyarakat seluruhnya yang bila melihat informasi, mengetahui atau bertemu, segera bekerja sama dengan pihak kepolisian Jawa Barat khususnya Polda Jabar untuk dapat menginformasikan keberadaannya di mana,” katanya di RSHS, dikutip dari detikJabar.

Ia menegaskan Polda Jabar akan terus memburu pelaku dan memprosesnya sesuai hukum.

“Polda Jabar tidak memberi ruang kepada pelaku kekerasan seperti ini. Kami akan mencari terus keberadaannya di mana dan mohon dukungan dari masyarakat. Ini harus kita ungkap dan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” sambungnya.

Kondisi Korban Mulai Membaik

Terkait kondisi korban, Rudi menyebut YTR saat ini masih menjalani perawatan medis di RSHS setelah berhasil dibebaskan dari sebuah indekos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

“Korban hari ini sudah lebih baik kondisinya, baik fisik maupun psikisnya. Kemarin baru dilakukan pembersihan-pembersihan luka-luka dan sebagainya,” ujarnya.

Rudi juga mengaku sempat berkomunikasi dengan korban serta keluarganya. Menurutnya, pemulihan korban menjadi fokus utama, bersamaan dengan proses penyelidikan yang berjalan.

“Tadi kami sempat melihat dan bertemu sama kedua orang tuanya, melihat secara fisik dan mendapat laporan perkembangan dari pihak rumah sakit,” katanya.

Ia menilai kasus ini memiliki spektrum luas dan tidak menutup kemungkinan ada keterkaitan dengan tindak pidana lain. Namun, ia menegaskan polisi memprioritaskan upaya menolong korban.

Selain itu, Rudi mengatakan dokter telah mengidentifikasi sejumlah kerusakan organ tubuh korban. Temuan tersebut akan menguatkan penyelidikan.

“Dokter forensik sudah bisa mengidentifikasi organ-organ tubuh yang rusak yang tidak berfungsi. Di antaranya adalah mata, kemudian bibir, ada bekas sayatan di kaki, ini benda tajam, kemudian ada sundutan rokok dan sebagainya,” ungkapnya.

Sebelumnya, keluarga korban melaporkan YTR hilang sejak lebih dari tiga tahun lalu. Korban kemudian ditemukan dan diduga menjadi korban penyekapan serta penganiayaan di indekos di wilayah Cileunyi.*[]

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: CNN Indonesia.com/detik.jabar

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS
Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda
Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi
Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng
AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK
Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu

Klik Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:30 WIB

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS

Kamis, 10 September 2026 - 17:16 WIB

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIB

Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi

Kamis, 10 September 2026 - 13:16 WIB

Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng

Rabu, 9 September 2026 - 21:16 WIB

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB