Ratusan Perahu Siap Berlaga di Festival Pacu Jalur 2026 Taluk Kuantan

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto secara resmi membuka gelaran Festival Pacu Jalur 2026 di arena Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi pada Rabu (19/8/2026). (mcriau)

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto secara resmi membuka gelaran Festival Pacu Jalur 2026 di arena Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi pada Rabu (19/8/2026). (mcriau)

TELUK KUANTAN — Gelaran budaya tahunan yang sangat dinantikan masyarakat akhirnya resmi bergulir kembali. Perhelatan ini hadir untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka Festival Pacu Jalur 2026. Acara pembukaan yang meriah ini berlangsung di arena Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (19/8/2026).

Festival budaya bergengsi ini akan berlangsung selama lima hari hingga Minggu (23/8/2026). Antusiasme peserta tahun ini sangat luar biasa jika kita bandingkan dengan tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Tekad Perbatas, mengonfirmasi lonjakan jumlah peserta yang mendaftar. Ratusan perahu jalur tradisional kini telah bersiap di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan.

“Total sampai pendaftaran ditutup ada 204 jalur mendaftar,” ujar Tekad Perbatas saat kami hubungi, Kamis (20/8/2026).

Selain itu, ia menjelaskan bahwa peserta tidak hanya berasal dari wilayah Provinsi Riau saja. Beberapa perahu perwakilan dari Provinsi Sumatra Barat dan Jambi juga ikut bersaing.

“Ada jalur dari Jambi dan Sumatra Barat juga ikut mendaftar,” tambah Tekad menerangkan asal daerah peserta.

Secara historis, tradisi Pacu Jalur ini telah hidup di tengah masyarakat sejak abad ke-17. Pada masa kolonial Belanda, warga menggunakan ajang ini untuk merayakan hari lahir Ratu Wilhelmina.

Namun, kegiatan budaya ini sempat terhenti total akibat dampak perang pada masa pendudukan Jepang. Setelah itu, masyarakat kembali membangkitkan tradisi leluhur ini sekitar tahun 1950.

Sejak saat itu, pelaksanaan Pacu Jalur beralih menjadi bagian utama dari perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. Pemerintah juga mengubah hadiah perlombaan menjadi hewan ternak seperti sapi atau kerbau.

Selanjutnya, kepopuleran tradisi unik ini terus meluas hingga ke tingkat internasional. Hal tersebut terjadi setelah aksi jenaka para penari perahu menjadi viral di media sosial.

Pemerintah daerah memusatkan puncak festival nasional ini di arena legendaris Tepian Narosa. Lokasi arena ini berjarak sekitar 150 kilometer dari arah Kota Pekanbaru.

Selain perlombaan perahu, panitia juga menyuguhkan pameran ekonomi kreatif dan pementasan seni daerah. Berbagai seni pertunjukan tradisional seperti Randai Kuantan Singingi siap menghibur para pengunjung.

Oleh karena itu, pemerintah daerah berharap festival ini mampu mendongkrak sektor pariwisata Riau. Lonjakan kunjungan wisatawan tentu akan menciptakan peluang ekonomi baru bagi pedagang kecil. Melalui kerja sama semua pihak, perputaran uang selama festival berlangsung bisa membantu kesejahteraan warga sekitar.


Laporan Audit SOP (In

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Media Center Riau

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Kajati Riau Kunker ke Kejari Inhu Tekankan Integritas dan Kepedulian Masyarakat
Pemprov Riau Permudah Pengurusan IPR Lewat OSS
Disrupsi Informasi jadi Tantangan, Pemko Pekanbaru Ajak Media Perkuat Kepercayaan Publik
Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Kebun Kelapa di Inhil
Jumlah Titik Panas di Riau Turun Drastis Usai Diguyur Hujan
Festival Budaya Bakulupi: Makna Kebersamaan dalam Warisan Budaya Tojo Una-Una
Walikota Pekanbaru Terbitkan Instruksi Kesiapsiagaan Pencegahan Penanggulangan Karhutla
Polda Riau Tetapkan Tersangka Perambahan Hutan Lindung Dumai

Klik Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 14:54 WIB

Kajati Riau Kunker ke Kejari Inhu Tekankan Integritas dan Kepedulian Masyarakat

Senin, 21 September 2026 - 20:14 WIB

Pemprov Riau Permudah Pengurusan IPR Lewat OSS

Senin, 14 September 2026 - 11:34 WIB

Disrupsi Informasi jadi Tantangan, Pemko Pekanbaru Ajak Media Perkuat Kepercayaan Publik

Minggu, 13 September 2026 - 19:18 WIB

Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Kebun Kelapa di Inhil

Minggu, 13 September 2026 - 11:32 WIB

Jumlah Titik Panas di Riau Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Klik Terbaru

Ketua DPRD bacakan sejarah Bangkep di upacara HUTDA Ke-27.(ist)

Berita

Upacara HUTDA Ke-27 Ketua DPRD Bacakan Silsilah Bangkep

Selasa, 3 Nov 2026 - 18:08 WIB

Kepala BKN RI Prof Zudan Arif Fakrulloh dorong ASN Bangkep dan Banggai Laut lakukan transformasi pola pikir dan maksimalkan pelayanan digital.

Berita

Kunker Ke Bangkep Kepala BKN Tekankan Perubahan Pola Pikir

Selasa, 3 Nov 2026 - 17:59 WIB

Polres Banggai Kepulauan menggelar apel kesiapan personel dan kelayakan alat penyemprot Karhutla dalam Operasi Aman Tinombala 2026.

Berita

Polres Bangkep Cek Kesiapan Operasi Aman Tinombala 2026

Senin, 2 Nov 2026 - 16:35 WIB

Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey lepas lomba karnaval TK dan PAUD bertema Kreasi, Ceria dan Berbudaya meriahkan HUTDA Bangkep ke-27.

Berita

Wabup Serfi Kambey Buka Karnaval TK PAUD Bangkep

Senin, 2 Nov 2026 - 15:55 WIB