KLIK INDONESOA. JOHOR — Kepolisian Johor berhasil menggagalkan dua sindikat narkoba dalam operasi terpisah. Polisi menangkap empat orang tersangka, termasuk seorang warga negara Indonesia (WNI) berusia 18 tahun.
Dalam operasi tersebut, petugas menyita berbagai jenis narkoba dengan berat total melebihi 25 kilogram. Penggerebekan berlangsung di wilayah Kulai dan Kluang, Johor, Malaysia.
Kepala Kepolisian Johor Datuk Ab Rahaman Arsad mengonfirmasi keberhasilan operasi pertama pada 11 September. Divisi Penyelidikan Kejahatan Narkotika Daerah Kulai menggerebek dua lokasi di Kampung Sepakat Baru, Senai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sita Senjata dan Narkoba
Pada lokasi pertama, polisi mengamankan dua pria lokal bersama seorang wanita WNI. Petugas menemukan sabu, heroin, pil Yaba, ganja, serta sepuluh paket plastik berisi kafein.
Selain itu, polisi menyita satu pucuk senjata api jenis CZ beserta 79 butir peluru berukuran 9 mm. Penggerebekan di lokasi kedua menambah jumlah barang bukti narkoba yang diamankan.
“Dalam penggerebekan kedua di lokasi yang sama, polisi menangkap seorang wanita berusia 18 tahun dan menyita tiga paket plastik diduga berisi sabu seberat sekitar 75 gram serta satu paket diduga heroin seberat 10 gram, dengan jumlah keseluruhan narkoba yang disita adalah 0,278 kg senilai sekitar RM11.401,” kata Ab Rahaman.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, dua pria lokal bertindak sebagai pengedar narkoba. Sementara itu, wanita WNI tersebut berperan mengelola keuangan hasil penjualan barang haram tersebut.
Proses Hukum dan Penyitaan Aset
Selanjutnya, hasil tes urine menunjukkan kedua tersangka pria positif mengonsumsi morfin. Namun, tersangka wanita terbukti negatif dari konsumsi obat-obatan terlarang.
Ketiga tersangka saat ini menjalani masa penahanan selama 10 hari hingga 21 September. Polisi menjerat para pelaku menggunakan Akta Narkotika Berbahaya 1952 dan Akta Senjata Api 1971.
Oleh karena itu, kepolisian turut menyita berbagai aset bergerak milik para tersangka. Barang sitaan meliputi mobil Mercedes, truk, sepeda motor, uang tunai, hingga perhiasan bernilai puluhan ribu ringgit.
Penulis : Redaksi
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: CNN Indonesia.com/Bernama















