Masyarakat Desa Sumbon Gelar Tradisi Adat Sedekah Bumi

- Redaksi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Masyarakat Desa Sumbon Kroya Indramayu menggelar tradisi adat Sedekah Bumi dan Mapag Sri lengkap dengan wayang kulit dan karnaval. (dok : Bedainnews.com/ M Nurdiansyah)

Masyarakat Desa Sumbon Kroya Indramayu menggelar tradisi adat Sedekah Bumi dan Mapag Sri lengkap dengan wayang kulit dan karnaval. (dok : Bedainnews.com/ M Nurdiansyah)

KLIKINDONESIA.CO — Ribuan warga Desa Sumbon, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, memadati jalanan desa untuk mengikuti tradisi tahunan Sedekah Bumi atau Mapag Sri pada Selasa. Perayaan adat ini diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Rangkaian acara diawali dengan ritual doa bersama guna memohon keselamatan dan kelancaran hasil pertanian. Usai prosesi sakral, kemeriahan berlanjut dengan pertunjukan seni tradisional khas Indramayu, seperti wayang kulit dan sandiwara.

Arak-arakan karnaval jalanan menjadi daya tarik utama yang paling menyedot perhatian masyarakat setempat maupun pengunjung dari luar desa. Kehadiran rombongan sound horeg yang menggelegar menambah semarak parade di sepanjang rute desa.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuwu Desa Sumbon, H. Tarjo, menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen terus menjaga keberlangsungan tradisi leluhur ini.

“Tradisi Sedekah Bumi di Desa Sumbon ini bukan sekadar hiburan tahunan, tetapi menjadi upaya bersama menjaga adat dan warisan budaya para pendahulu,” ujar Tarjo dikutip Bedainnews.com, Rabu (7/10/26).

Dukungan serupa diutarakan oleh tokoh perempuan desa setempat, Rokenah. Ia menekankan pentingnya mentransfer nilai-nilai lokal kepada generasi muda agar identitas kedaerahan tidak tergerus zaman.

“Pokoke tradisi kudu dipertahanaken, dengan ciri khas wong Dermayu. Iki warisan leluhur sing kudu terus dijaga lan diwarisaken maring generasi selanjutnya,” tegas Rokenah.

Melalui perpaduan ritual adat dan hiburan rakyat, Sedekah Bumi Desa Sumbon membuktikan bahwa nilai kebudayaan lokal tetap berakar kuat di tengah kehidupan masyarakat modern.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Bedainnews.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Suhu Panas Sidoarjo Bawa Berkah Jasa Servis AC
Pengembangan Rumput Laut Siap Perkuat Ekonomi Banggai Kepulauan
Komisi 3 DPRD Bone Bolango Minta Pemda Perketat Pengawasan Tambang
Persija Resmi Tunjuk Shin Tae Yong Jadi Pelatih
PDIP Beri Salinan Ijazah Jokowi ke YouTuber Mikhael Sinaga
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Perkuat SDM Perikanan, Wabup Bangkep Audiensi dengan Politeknik KP Bone
KAI Batalkan 8 Perjalanan Kereta Hari Ini, Berikut Daftarnya

Klik Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Suhu Panas Sidoarjo Bawa Berkah Jasa Servis AC

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Masyarakat Desa Sumbon Gelar Tradisi Adat Sedekah Bumi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pengembangan Rumput Laut Siap Perkuat Ekonomi Banggai Kepulauan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Komisi 3 DPRD Bone Bolango Minta Pemda Perketat Pengawasan Tambang

Senin, 8 Juni 2026 - 20:19 WIB

Persija Resmi Tunjuk Shin Tae Yong Jadi Pelatih

Klik Terbaru

Cuaca panas di Sidoarjo memicu lonjakan permintaan jasa servis dan pemasangan AC, memberi berkah penghasilan bagi para teknisi, Rabu (7/10/26).(dok : Bedainnews.com/Tutuk)

Berita

Suhu Panas Sidoarjo Bawa Berkah Jasa Servis AC

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:51 WIB

Masyarakat Desa Sumbon Kroya Indramayu menggelar tradisi adat Sedekah Bumi dan Mapag Sri lengkap dengan wayang kulit dan karnaval. (dok : Bedainnews.com/ M Nurdiansyah)

Berita

Masyarakat Desa Sumbon Gelar Tradisi Adat Sedekah Bumi

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:36 WIB

•	Menelusuri sejarah Perum PNRI Kantor Perwakilan Manado di Tikala yang berdiri sejak 1960 sebagai garda cetak dokumen negara di Indonesia Timur,Rabu (7/10/26). (dok: Bedainnews.com/Joni Sela)

Nasional

Jejak Sunyi Percetakan Negara di Bumi Nyiur Melambai

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:27 WIB