Kejar Tayang, Pemprov Sumut Targetkan Korban Banjir Bisa Lebaran di Huntara

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ilustrasi korban banjir di pengungsian.( Cnn Indonesia/ANT)

Ilustrasi korban banjir di pengungsian.( Cnn Indonesia/ANT)

MEDAN, KLIKINDONESIA – Ramadan tahun ini terasa berbeda bagi ribuan warga Sumatera Utara (Sumut), tiga bulan pascabencana banjir bandang dan longsor, mereka masih harus bertahan di tenda pengungsian.

Data terbaru mencatat 909 kepala keluarga (KK) atau 3.506 jiwa belum bisa kembali ke rumah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut kini berpacu dengan waktu.

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Basarin Yunus Tanjung, menegaskan prioritas pemerintah. Pihaknya sedang mengebut pembangunan ribuan Hunian Sementara (Huntara).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebanyak 1.427 unit Huntara tengah kami percepat pembangunannya. Lokasinya tersebar di Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Selatan (Tapsel),” ujar Basarin, Kamis (26/2/2026).

Sebagian Huntara sudah siap huni. Lokasinya antara lain di Kecamatan Angkola Selatan (186 unit), Sipirok (118 unit), Adiankoting (40 unit), hingga Asrama Haji Pinangsori (52 unit).

Basarin berharap, seluruh warga terdampak bisa segera pindah dari tenda darurat.

“Mudah-mudahan saat Lebaran nanti mereka sudah bisa tinggal di Huntara yang layak,” harapnya.

Bantuan Sewa Rumah

Selain fisik bangunan, Pemprov juga menyalurkan bantuan uang sewa rumah bagi 313 KK. Bantuan ini diberikan sambil menunggu hunian tetap rampung.

Dana tersebut berasal dari APBD Sumut dan dilanjutkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selama tiga bulan.

Ke depan, Pemprov telah menyusun Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Kebutuhan anggarannya ditaksir mencapai Rp30,5 triliun untuk periode 2026-2028.

Bencana akhir tahun 2025 lalu menyisakan duka mendalam. Total korban meninggal dunia mencapai 376 jiwa. Hingga kini, 40 orang masih dinyatakan hilang.

“Meski pencarian masif berakhir, tim tetap siaga jika ada tanda-tanda penemuan korban,” pungkas Basarin. (*)

Penulis : REDAKSI

Editor : KLIK INDONESIA

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS
Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda
Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi
Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng
AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK
Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:30 WIB

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS

Kamis, 10 September 2026 - 17:16 WIB

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIB

Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi

Kamis, 10 September 2026 - 13:16 WIB

Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng

Rabu, 9 September 2026 - 21:16 WIB

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB