Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 09:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

DPC Partai Gerindra Tapteng resmi menarik diri dari wacana pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu dan memilih fokus mendukung pemulihan pascabencana. (CNN Indonesia)

DPC Partai Gerindra Tapteng resmi menarik diri dari wacana pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu dan memilih fokus mendukung pemulihan pascabencana. (CNN Indonesia)

TAPANULI TENGAH — DPC Partai Gerindra Tapanuli Tengah (Tapteng) secara resmi menarik diri dari wacana pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu. Ketua DPC Gerindra Tapteng, Hazmi Arif Simatupang, mengonfirmasi pembatalan dukungan terhadap sikap bersama koalisi lima partai politik tersebut.

Sebelumnya, lima parpol yakni Gerindra, NasDem, Golkar, PKB, dan PAN menyoroti kinerja Pemkab Tapteng terkait penyerapan APBD 2026. Penyerapan anggaran daerah yang baru mencapai angka 30 persen per Agustus dianggap sebagai bentuk kelalaian dalam menjalankan pemerintahan.

Namun, Hazmi menegaskan bahwa Gerindra Tapteng kini mencabut pernyataan awal serta tidak lagi terlibat dalam koalisi pemakzulan tersebut.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyatakan menarik pernyataan yang telah kami sampaikan di dalam sikap bersama lima partai politik,” kata Hazmi,dikutip detiksumut Selasa (8/9/26).

Keputusan mendadak ini sejalan dengan arahan tegas dari pengurus tingkat daerah maupun pusat. Ketua DPD Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo, menjelaskan bahwa aksi DPC Tapteng sebelumnya bergerak di luar koordinasi partai.

Ade menegaskan bahwa Gerindra berkomitmen penuh menjaga stabilitas roda pemerintahan daerah demi kepentingan masyarakat luas. Oleh karena itu, Gerindra mengajak seluruh pihak menyatukan energi untuk fokus menyelesaikan proses pemulihan pascabencana di Tapanuli Tengah.

Menanggapi dinamika politik tersebut, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mengimbau semua pihak menghentikan polemik yang menguras energi. Masinton  mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh daerah, dan partai politik untuk merapatkan barisan membangun Tapteng.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal wajar, namun kepentingan warga korban bencana harus tetap menjadi prioritas utama. Saat ini Pemkab Tapteng terus mempercepat penyaluran bantuan jaminan hidup kepada puluhan ribu jiwa warga terdampak.

Pemerintah daerah mencatat sebanyak 10.752 kepala keluarga telah menerima bantuan tahap pertama secara langsung di lapangan. Selanjutnya, penyaluran bantuan jaminan hidup tahap berikutnya menyasar 130.000 jiwa dan terealisasi pada September 2026.*[]

Penulis : Redaksi

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: CNN Indonesia/ detiknews

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Menkeu Purbaya Sebut Utang Kereta Cepat Dicicil 80 Tahun
Kemensos Sanksi 1.900 Pegawai Terindikasi Judi Online
Nama Anggota DPR Eva Stevany Masuk Data Desil Bansos
KAI Tambah Kereta dan Kapasitas Imbas Erupsi Anak Krakatau
Abu Krakatau Tutup Delapan Bandara Termasuk Soetta
Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Alami Trauma Mendalam
Pengadilan Tinggi Militer Batalkan Pemecatan Prajurit BAIS TNI

Klik Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:31 WIB

Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Selasa, 8 September 2026 - 21:27 WIB

Menkeu Purbaya Sebut Utang Kereta Cepat Dicicil 80 Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 20:51 WIB

Kemensos Sanksi 1.900 Pegawai Terindikasi Judi Online

Selasa, 8 September 2026 - 15:57 WIB

Nama Anggota DPR Eva Stevany Masuk Data Desil Bansos

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

KAI Tambah Kereta dan Kapasitas Imbas Erupsi Anak Krakatau

Klik Terbaru

 NCID Malaysia menangkap pilot lain di Lembah Klang yang diduga mengelola uang sindikat penyelundupan ekstasi ke Jakarta.(CNN Indonesia)

Internasional

Usut Narkoba Soekarno-Hatta, Malaysia Tangkap Lagi Satu Pilot

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:15 WIB